Advertisement
Banyak Penumpang Prameks Tak Tertampung karena Gerbong Terbatas
Advertisement
Pertumbuhan penumpang kereta api Prameks pada 2016 ke 2017 dinilai tumbuh sekitar 16%
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Kereta jarak pendek, Prambanan Ekspres (Prameks) menjadi primadona bagi para pengguna jasa kereta api jurusan Jogja, Solo, dan Kutoarjo. Pertumbuhan penumpang kereta api ini pada 2016 ke 2017 dinilai tumbuh sekitar 16%.
Deputy Executive Vice President PT KAI Daop 6 Jogja, Ida Hidayati tak menampik peminat kereta api ini sangat tinggi. Terutama pada musim liburan dan hari kerja.
"Namun, memang banyak penumpang yang tidak terakomodir karena jumlah rangkaian yang terbatas," ujar Ida saat acara audiensi bersama Harian Jogja di kantor PT KAI Daop 6, Rabu (24/1/2018).
Ida menjelaskan kereta prameks merupakan salah satu kereta penugasan Public Service Obligation (PSO). Di mana di dalam kontraknya terdapat sejumlah ketentuan di antaranya terkait jumlah rangkaian, kapasitas dan tarif.
"Hanya ada lima rangkaian, tetapi yang dioperasikan hanya tiga rangkaian saja," papar Ida.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DIY Masuk Fase Akhir Siklus Gempa Besar, Warga Diminta Waspada
- Lansia di Kulonprogo Alami Insiden Unik, Ditangani Damkar
- Jejak Pencuri Gamelan di Jogja Terungkap Setelah Aksi Kedua
- Jadwal KA Prameks Hari Ini 16 April 2026, Tarif Tetap Rp8.000
- Museum Terbuka Bakalan Mulai Ramai, Sleman Siapkan Tiket Masuk
Advertisement
Advertisement





