Advertisement

Warga Ingin Tambang Mangan Hargorejo Dibangun Seperti Kondisi Lampau

Beny Prasetya
Selasa, 30 Januari 2018 - 22:55 WIB
Nina Atmasari
Warga Ingin Tambang Mangan Hargorejo Dibangun Seperti Kondisi Lampau

Advertisement

Dinas Kebudayaan Kulonprogo masih menunggu keputusan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY

 
Harianjogja.com, KULONPROGO --  Dinas Kebudayaan Kulonprogo masih menunggu keputusan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY sebelum melakukan proses pembangunan kawasan tambang mangan Kliripan, Hargorejo, Kokap, Kulonprogo.

Advertisement

Hal tersebut dikatakan Oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kulonprogo, Untung Waluyo saat ditemui Harianjogja.com di kantornya. Untung menjelaskan bahwa pembangunan tambang mangan saat ini sedang dalam proses pengajuan tambang mangaan sebagai cagar budaya.

Hal itu dilakukan setelah Dinas Kebudayaan Kulonprogo mendatangi tambang penghasil mineral mangan, Jumat (26/1/2018) lalu.

"Karena kami berawal dari sana [penetapan cagar budaya], harus melalui tahapan tersebut," jelasnya.

Tak hanya itu, Dinas Kebudayaan Kulonprogo juga menunggu apakah BPCB DIY akan menetapkan tambang mangan sebagai cagar budaya atau kawasan cagar budaya. Pasalnya hal tersebut juga mempengaruhi bagaimana pembangunan tempat bersejarah itu.

"Karena di situ terdapat peradaban menambang, dan apakah situs lainnya akan dijadikan cagar masih menunggu," kata Untung.

Untung mengungkapkan, ketika BPCB DIY menjadikan tambang mangan sebagai kawasan cagar budaya, maka kewajiban Pemkab Kulonprogo ialah melindungi dan merawat kawasan tersebut. Adapun jika akan dibangun museum atau sebagainya oleh Pemkab Kulonprogo, maka Pemkab wajib memiliki tanah tambang mangan.

"Jadi pembelian tanah disesuaikan dengan berapa situs yang dijadikan cagar budaya," jelasnya.

Sementara Ketua LPMD Desa Hargorejo, Sri Widodo mengatakan masyarakat sudah berharap kepada Pemkab Kulonprogo khususnya Dinas Kebudayaan Kulonprogo untuk mempercepat proses pembangunan kawasan tambang mangan itu. Bahkan melalui Widodo, masyarakat Hargorejo berharap tambang yang terletak di Dusun Kliripan, Hargorejo Kokap itu direvitalisasi seperti tambang pada era lampau.

"Kami mohon dibangunnya berdasarkan visualisasi miniatur tambang tempo dulu," jelasnya.

Widodo menambahkan dalam tambang itu setidaknya ada empat terowongan yang satu diantara dibangun secara vertikal. "Bahkan terowongan dan jalur kereta dampai eks Stasiun Pakualaman," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Stok Beras Melonjak, Indonesia Mulai Lepas dari Bayang Impor

Stok Beras Melonjak, Indonesia Mulai Lepas dari Bayang Impor

News
| Kamis, 02 April 2026, 05:17 WIB

Advertisement

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Wisata
| Rabu, 01 April 2026, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement