Investor Asing Belum Agresif Borong SBN, Ini Faktor Penghambatnya
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Pemkot masih tentukan jadwal pelantikan
Harianjogja.com, JOGJA-DPRD Kota Jogja meminta Pemerintah Kota Jogja segera menata pegawainya. Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi menyatakan, saat ini pihaknya tengah menata pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Jogja.
Namun, ia belum bisa memastikan kapan jadwal pelantikan hasil penataan pegawai tersebut. “Masih dilakukan penataan dulu,” kata Heroe, Senin (12/2/2018).
http://m.harianjogja.com/?p=894128">Baca juga : DPRD Kota Jogja Minta Rotasi Jabatan Segera Direalisasikan
Diketahui, beberapa jabatan eselon II yang kosong sejak delapan bulan terakhir dan diisi oleh Plt adalah Dinas Pariwisata, Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian, Dinas Kebakaran, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pertanian dan Pangan, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Sekretaris DPRD Kota Jogja serta Asisten Bidang Pemerintahan dan Kessejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
BPS mencatat kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 7,45 juta hingga Juni 2026, menjadi capaian tertinggi sejak 2020.
Komdigi akan memanggil YouTube setelah menemukan konten promosi vape yang melibatkan anak di bawah umur dan diduga melanggar aturan
PSS Sleman menggelar Launching Team, Jersey Reveal, dan laga uji coba melawan Kendal Tornado FC di Stadion Maguwoharjo pada 8 Agustus 2026
Pemerintah mengintegrasikan MBG dengan Koperasi Desa Merah Putih untuk ketahanan pangan. Pengamat menilai tata kelola dan keamanan pangan masih menjadi tantanga
Polres Karanganyar menghentikan penyelidikan dugaan MinyaKita berbau solar setelah uji laboratorium memastikan tidak ada kandungan solar maupun minyak tanah.