Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Pengujian akan dilanjutkan Senin (19/2/2018)
Harianjogja.com, JOGJA-Pelaksana Harian (Plh) Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DIY, Ani Fatimah menyatakan pengujian permen kecil berbentuk bintang belum final, meski hasil sementara negatif bahan berbahaya dan ?narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (Napza).
"Hasil pengujian masih dalam proses terus menerus untuk memastikan. Semoga memang benar-benar tidak ada narkobanya," kata Ani melalui pesan singkat, Jumat (16/2/2018) siang.
http://m.harianjogja.com/?p=895128">Baca juga : BBPOM DIY Nyatakan Permen Bintang Aman Dikonsumsi
Pihaknya berencana melanjutkan pengujian sampel permen bermerek H&Y itu pada Senin (19/2/2018) mendatang. "Untuk laporan resmi hasil pengujian akan disampaikan melalui Dinas Kesehatan setempat," ujar Ani.
Sebelumnya, Ani mengakui hasil pengujian sementara permen warna-warni berbentuk bintang itu, pihaknya tidak menemukan unsur Napza dan obat berbahaya. Pengujuan itu dilakukan setelah delapan siswa SD Negeri II Jetisharjo mengalami tanda-tanda keracunan setelah mengkonsumsi permen itu pada Rabu (14/2/2018).
Kedelapan siswa? mengalami pusing, mual, dan sesak. Mereka juga sempat mendapat perawatan di Puskesmas Jetis, tetapi hari itu juga sudah pulih kembali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Kolaborasi Purana dan Puragraph di Jogja ubah lukisan Abundance jadi busana artistik, hadirkan konsep “livable art” yang unik.
DPUPKP Sleman targetkan proyek jalan dan jembatan mulai akhir Juni 2026, total 14 paket pekerjaan disiapkan.
Gubernur Jateng dorong desa jadi pemasok Program MBG, libatkan BUMDes dan koperasi untuk perkuat ekonomi lokal.
Korban gempa Venezuela capai 1.430 jiwa, lebih dari 300 gempa susulan terjadi, ribuan warga luka dan kehilangan tempat tinggal.
Gunung Semeru erupsi 4 kali, kolom abu capai 1.000 meter. Status siaga, warga diminta jauhi zona bahaya.