Tim Gabungan Tangani Karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Sebanyak 14 kampung dari berbagai kelurahan di Jogja ditetapkan sebagai kampung pangan
Harianjogja.com, JOGJA-Sebanyak 14 kampung dari berbagai kelurahan di Jogja ditetapkan sebagai kampung pangan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja.
Ke-14 kampung tersebut akan dibina, mulai dari pembentukan kelompok tani wanita, pelatihan bertani, hingga pemasaran produknya.
Kepala Seksi Penyuluhan, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja, Sri Panggarti mengatakan program kampung pangan lestari sebetulnya merupakan kelanjutan program Kawasan Rumah Pangan Lestari yang digalakkan Pemerintah Pusat pada 2013 lalu. Program tersebut bertujuan menyediakan gizi keluarga yang cukup, dari karbohidrat, protein, dan vitamin.
Tahun ini, Dinas Pertanian dan Pangan melanjutkannya secara mandiri. Namun sasaran kampung pangan baru sebatas sayuran karena tidak membutuhkan lahan yang luas, cukup ditanam di halaman rumah. "Kami pilih budidaya sayuran untuk pemenuhan vitamin. Untuk pemenuhan protein dengan budidaya perikanan," kata Sri Panggarti, Rabu (21/2/2018).
Menurut Sri Panggarti, dengan menanam sayuran di halaman rumah, selain bisa dikonsumsi sendiri, juga bisa dijual. Saat ini sudah ada dua kampung sayur yang hasil produksinya dijual ke toko-toko di sekitar kampung, yakni di wilayah Mergangsan dan Danurejan.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Sugeng Darmanto mengatakan sudah menganggarkan Rp657 juta untuk ketahanan pangan tahun ini.
Anggaran tersebut akan digunakan untuk optimalisasi lahan pekarangan rumah warga, bimbingan teknis, dan sosialisasi.
Selain optimalisasi lahan, juga untuk bantuan benih tanaman pangan berikut pendampingannya pada kelompok tani. "Urusan pangan di Jogja tidak bisa mengandalkan produksi karena keterbatasan lahan. Yang bisa kami lakukan hanya optimalisasi lahan pekarangan," kata Sugeng.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
DPR menyoroti cost recovery 2027 yang naik menjadi US$10,1 miliar saat lifting migas masih turun dan realisasi di bawah target.
Dugaan keracunan MBG di Turi, Sleman, membuat sekitar 70 siswa mendapat penanganan. Biaya rawat inap akan ditanggung BGN atau SPPG.
Lima wartawan foto dan tiga kru kapal hilang kontak saat liputan Gunung Anak Krakatau. Basarnas memperluas pencarian pada hari kedua.
KPK kembali memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai saksi untuk penghitungan kerugian negara dalam kasus pengadaan iklan.
Penumpang KA Daop 6 naik 24% dalam sepekan. KAI menambah dua perjalanan dari Solo dan Jogja menuju Jakarta.