14 Kampung di Jogja Jadi kampung Pangan

22 Februari 2018 09:20 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Sebanyak 14 kampung dari berbagai kelurahan di Jogja ditetapkan sebagai kampung pangan

Harianjogja.com, JOGJA-Sebanyak 14 kampung dari berbagai kelurahan di Jogja ditetapkan sebagai kampung pangan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja.

Ke-14 kampung tersebut akan dibina, mulai dari pembentukan kelompok tani wanita, pelatihan bertani, hingga pemasaran produknya.

Kepala Seksi Penyuluhan, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja, Sri Panggarti mengatakan program kampung pangan lestari sebetulnya merupakan kelanjutan program Kawasan Rumah Pangan Lestari yang digalakkan Pemerintah Pusat pada 2013 lalu. Program tersebut bertujuan menyediakan gizi keluarga yang cukup, dari karbohidrat, protein, dan vitamin.

Tahun ini, Dinas Pertanian dan Pangan melanjutkannya secara mandiri. Namun sasaran kampung pangan baru sebatas sayuran karena tidak membutuhkan lahan yang luas, cukup ditanam di halaman rumah. "Kami pilih budidaya sayuran untuk pemenuhan vitamin. Untuk pemenuhan protein dengan budidaya perikanan," kata Sri Panggarti, Rabu (21/2/2018).

Menurut Sri Panggarti, dengan menanam sayuran di halaman rumah, selain bisa dikonsumsi sendiri, juga bisa dijual. Saat ini sudah ada dua kampung sayur yang hasil produksinya dijual ke toko-toko di sekitar kampung, yakni di wilayah Mergangsan dan Danurejan.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Sugeng Darmanto mengatakan sudah menganggarkan Rp657 juta untuk ketahanan pangan tahun ini.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk optimalisasi lahan pekarangan rumah warga, bimbingan teknis, dan sosialisasi.

Selain optimalisasi lahan, juga untuk bantuan benih tanaman pangan berikut pendampingannya pada kelompok tani. "Urusan pangan di Jogja tidak bisa mengandalkan produksi karena keterbatasan lahan. Yang bisa kami lakukan hanya optimalisasi lahan pekarangan," kata Sugeng.