Tekan Pengangguran, Padat Karya Digelar di 65 Titik di Gunungkidul
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul terus melakukan penambalan jalan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran. Program perbaikan cepat ini ditargetkan berlangsung hingga H-1 Lebaran.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana, mengatakan kegiatan penambalan jalan masih terus berlangsung hingga saat ini. Dalam pelaksanaannya, dinas menurunkan dua tim yang bertugas menyisir berbagai ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan maupun berlubang.
“Tiap hari terus melakukan penambalan untuk mendukung kelancaran mudik serta mengurangi risiko kecelakaan,” kata Wadiyana, Kamis (12/3/2026).
Puluhan Ruas Jalan Sudah Ditambal
Sejauh ini, puluhan ruas jalan kabupaten di berbagai wilayah telah menjadi sasaran perbaikan. Penanganan cepat ini difokuskan pada ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.
Beberapa titik yang telah diperbaiki antara lain ruas jalan di wilayah Wonosari, jalan penghubung Kelor–Srimpi, serta ruas Srimpi–Jaranmati di Kapanewon Karangmojo.
Selain itu, perbaikan juga dilakukan di sejumlah ruas lain, seperti pertigaan Ponjong–Karangmojo, ruas Semanu–Karangmojo, Jatiayu–Kalilunyu, Ngawen–Bundelan, serta Ngawen–Sambirejo di Kapanewon Ngawen.
Penambalan juga menyasar ruas Panggul–Plebengan di Kapanewon Semanu, Jalan Pati–Sumber, Genjahan–Ponjong, Ponjong–Karangijo, serta Ponjong–Kenteng di Kapanewon Ponjong.
Selanjutnya, perbaikan dilakukan di ruas Ngeposari–Ponjong, Semanu–Semuluh di Kapanewon Rongkop, Jetis–Paliyan, Pancuran–Giring, Wareng–Grogol di Kapanewon Paliyan, serta Putat–Plumbungan di Kapanewon Patuk.
“Ada juga penambalan di ruas Nglipar–Parengan dan Jalan Ngentak–Jonge,” ujar Wadiyana.
Jalan Wisata Juga Jadi Prioritas
Selain jalur mudik, penambalan juga dilakukan pada sejumlah jalan menuju kawasan wisata. Beberapa di antaranya akses menuju Pantai Drini, jalur Jalan Lintas Selatan menuju Wonosono di Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, serta akses dari Kanigoro menuju Pantai Ngobaran di Kapanewon Saptosari.
Menurut Wadiyana, jumlah ruas yang diperbaiki masih berpotensi bertambah karena proses penambalan masih terus berjalan.
“Ruas yang ditambal masih bisa bertambah karena prosesnya masih terus berlangsung,” katanya.
Anggaran Pemeliharaan Rp1,5 Miliar
Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, mengatakan program penambalan jalan telah dimulai dan akan dioptimalkan hingga H-1 Lebaran.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan pagu anggaran pemeliharaan jalan sebesar Rp1,5 miliar. Namun dana tersebut tidak hanya digunakan untuk perbaikan menjelang Lebaran, melainkan dialokasikan untuk pemeliharaan jalan sepanjang tahun.
“Memang kegiatan penambalan diintensifkan jelang Lebaran, tapi pagu anggaran yang dimiliki dipergunakan hingga Desember mendatang,” kata Rakhmadian.
Ia menjelaskan penambalan jalan merupakan langkah cepat untuk mendukung kelancaran arus mudik sekaligus mengurangi potensi kecelakaan akibat kerusakan jalan.
Meski demikian, penanganan ini bersifat sementara karena pemerintah juga menyiapkan perbaikan jalan secara menyeluruh yang dijadwalkan mulai dilaksanakan pada triwulan kedua 2026.
“Penambalan hanya solusi jangka pendek, karena juga ada perbaikan secara menyeluruh. Tapi pelaksanaannya baru dimulai triwulan kedua 2026,” ujarnya.
Menurut Rakhmadian, beberapa ruas jalan prioritas adalah jalur mudik pada jalan kabupaten serta akses menuju kawasan wisata. Hal ini dipertimbangkan karena pada libur Lebaran biasanya terjadi peningkatan arus wisatawan.
“Penambalan memang merupakan penanganan dalam skala ringan, tapi paling tidak bisa membantu kelancaran akses dan mengurangi risiko kecelakaan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
Sri Sultan HB X melantik sembilan pejabat tinggi Pemda DIY dan menegaskan jabatan harus dibuktikan lewat integritas serta kinerja nyata.
Menko Polkam Djamari Chaniago menyebut sejumlah mal diminta membongkar pagar karena persoalan izin. Pemasangan pagar dipastikan bukan terkait isu keamanan Agust
Kejagung menggeledah rumah Don Ritto di Bandung dan menyita sejumlah dokumen terkait penyidikan dugaan korupsi serta TPPU Febrie Adriansyah.
Polres Karanganyar belum menemukan korban baru dalam kasus dugaan jual beli kursi pegawai BLUD RSUD Karanganyar. Penyidikan masih berlanjut.
Damkarmat Kota Jogja masih menunggu kekancingan Kraton Jogja untuk membangun pos damkar baru di Alun-Alun Utara.