2 Kasus Miras dan Oplosan di Bantul Didenda Rp16 Juta
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Kondisi lalu lintas di wilayah Bantul pada Selasa (24/3/2026) siang, terpantau kendaraan memadati Jalan Parangtritis dan sekitarnya. Harian Jogja/Kiki Luqman
Harianjogja.com, BANTUL—Pergerakan arus balik Lebaran 2026 di wilayah Bantul mulai meningkat, namun kondisi lalu lintas di sejumlah titik tetap terpantau lancar tanpa kemacetan berarti.
Peningkatan volume kendaraan terlihat sejak Senin (23/3/2026), terutama di beberapa pos pengamanan seperti di Piyungan, di Sedayu, hingga di Parangtritis.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan lonjakan arus mudik sudah mulai terasa, meskipun belum memicu kepadatan.
“Pantauan arus mudik memang meningkat volumenya, tapi tetap lancar dan tidak ada macet sama sekali. Dari kemarin Senin itu sudah ada pergerakan arus mudik,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Kondisi serupa juga terlihat menjelang puncak arus balik. Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Bantul Irawan Kurnianto menyebut lalu lintas masih dalam kategori ramai lancar.
“Alhamdulillah tidak ada kejadian yang tidak kita inginkan, bahkan lebih kondusif dibanding tahun lalu,” katanya.
Ia menjelaskan kendaraan pribadi masih mendominasi pergerakan pemudik tahun ini.
Kelancaran lalu lintas juga dipengaruhi akses jalan tol serta kebijakan work from anywhere (WFA) yang membuat waktu perjalanan masyarakat lebih fleksibel.
Selain itu, arus kendaraan di wilayah DIY cenderung tersebar merata sehingga tidak terjadi penumpukan signifikan pada satu waktu tertentu.
Di sisi lain, aktivitas wisata di wilayah Bantul mulai meningkat.
Sejumlah destinasi seperti di Parangtritis, di Goa Cemara, dan di Pantai Baru dilaporkan mulai dipadati pengunjung.
Meski terjadi peningkatan mobilitas, Dishub Bantul tidak melakukan pencatatan jumlah kendaraan yang masuk dan keluar wilayah.
“Kalau untuk data pergerakan itu menjadi kewenangan Dinas Perhubungan DIY, yang nantinya akan dirilis secara terakumulasi. Jadi kami tidak ikut mencatat angka pergerakannya,” kata Irawan.
Ia berharap kondisi lalu lintas yang kondusif ini dapat terus terjaga hingga akhir masa arus balik Lebaran.
“Kami mengingatkan agar pengendara menjaga kondisi tubuh, mengontrol emosi, mematuhi rambu dan peraturan lalu lintas,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 15 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.
AC mobil kurang dingin atau bau? Simak 7 cara merawat AC mobil agar tetap sejuk, awet, dan nyaman digunakan setiap har