Pembangunan Gapura Pantai Baru Bantul Dikebut, Rampung November 2026

Newswire
Newswire Jum'at, 25 September 2026 22:27 WIB
Pembangunan Gapura Pantai Baru Bantul Dikebut, Rampung November 2026

Pembangunan gapura sekaligus tempat pemungutan retribusi di Pantai Baru, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Bantul, seperti terlihat, Rabu (23/9/2026)./Antara-Agung Dwi Prakoso

Harianjogja.com, BANTUL— Pembangunan gapura sekaligus Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pantai Baru, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Bantul, ditargetkan rampung pada November 2026.

Gapura baru tersebut nantinya tidak hanya menjadi penanda pintu masuk kawasan wisata, tetapi juga terintegrasi dengan lokasi pemungutan retribusi wisata dan parkir. Pembangunan dimulai sejak Agustus 2026 dan dibiayai melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) oleh pengelola Pantai Baru.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul Saryadi mengatakan pembangunan gapura dilakukan oleh pengelola Pantai Baru, bukan menjadi kegiatan yang dikerjakan langsung oleh Pemkab Bantul.

"Gapura itu akan berfungsi juga sebagai tempat pemungutan retribusi wisata maupun retribusi parkir. Jadi, gapura itu akan terintegrasi dengan tempat pemungutan retribusi (TPR) dan pintu masuk wisatawan," katanya di Bantul, Jumat (25/9/2026).

Angkat Potensi Kuliner Seafood

Saryadi menjelaskan desain gapura Pantai Baru dibuat dengan mengangkat potensi masyarakat sekitar, terutama sektor wisata kuliner makanan laut atau seafood.

Konsep tersebut diwujudkan melalui penggunaan simbol hewan laut, seperti udang dan kepiting. Desain gapura dibuat oleh pihak pengelola Pantai Baru.

"Ikon yang diangkat dalam gapura bertemakan wisata kuliner seafood, dengan unsur simbol seperti udang dan kepiting," ujarnya.

Menurut Saryadi, pembangunan gapura dimulai sejak Agustus 2026 dan ditargetkan selesai dalam tiga bulan atau sekitar November 2026.

"Pembangunan gapura itu bukan kegiatan kami, melainkan murni dari para pengelola setempat melalui CSR. Menurut saya desainnya cukup unik karena ada tulisan Pusatnya Seafood Jogja," ujarnya.

Akses Masuk Pantai Baru Ditutup Sementara

Selama pembangunan berlangsung, wisatawan yang hendak menuju Pantai Baru belum dapat menggunakan akses utama di pintu masuk kawasan wisata tersebut.

Saryadi mengatakan akses utama sementara ditutup sehingga wisatawan diarahkan melintasi jalur keluar Pantai Baru yang berada di sebelah timur gapura.

"Jadi, selama proses pembangunan gapura ini berlangsung, maka jalan utama pintu masuk Pantai Baru ditutup sementara," katanya.

Ia berharap keberadaan gapura baru tersebut dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan. Selain memiliki desain yang lebih representatif, bangunan tersebut juga akan mendukung pengelola dalam melakukan pemungutan retribusi.

TPR Dipindah ke Area Timur

Koordinator TPR Pantai Barat Bantul, Suta Akhir, mengatakan konstruksi gapura ditargetkan selesai pada November 2026. Setelah pembangunan rampung, lokasi tersebut akan digunakan sebagai tempat pemungutan retribusi.

“Rencananya itu selesai tiga bulan, jadi sekitar November 2026. Untuk sementara TPR-nya dipindah ke area timur,” katanya.

Dengan demikian, selama pembangunan berlangsung, pelayanan TPR Pantai Baru untuk sementara ditempatkan di area timur hingga gapura sekaligus lokasi pemungutan retribusi yang baru selesai dibangun.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online