Listrik Padam, Genset Diduga Picu Kebakaran Toko Besi Bantul

Kiki Luqman
Kiki Luqman Jum'at, 21 Agustus 2026 12:02 WIB
Listrik Padam, Genset Diduga Picu Kebakaran Toko Besi Bantul

Toko Besi Karang Semut di Jalan Jenderal Sudirman, Bantul, terbakar Jumat pagi. Api diduga dipicu genset yang mengalami gangguan.

Harianjogja.com, BANTUL— Kebakaran terjadi di Toko Besi Karang Semut, Jalan Jenderal Sudirman, Bantul, Jumat (21/8) pagi. Api diduga muncul setelah genset yang digunakan sebagai sumber listrik sementara mengalami gangguan hingga memicu hubungan arus pendek.

Pemilik toko, Gandung, mengatakan genset tersebut digunakan untuk menggantikan pasokan listrik yang sedang padam. Namun, gangguan pada mesin kemudian berujung pada kebakaran.

“Kebakaran gara-gara genset konslet, terus tiba-tiba kebakaran,” kata Gandung, Jumat.

Api diketahui sekitar pukul 08.15 WIB. Saat itu aktivitas di sekitar toko mulai berlangsung dan kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas keamanan bank yang berada di sebelah lokasi.

Satpam Bank Lakukan Pemadaman Awal

Warga sekitar, Priyono, mengatakan petugas keamanan bank yang melihat api langsung berupaya melakukan pemadaman awal. Langkah tersebut dilakukan sebelum kobaran api semakin membesar dan menjalar ke bagian lain bangunan.

“Satpam bank di samping yang pertama lihat api dan memadamkan duluan,” ujar Priyono.

Menurut Priyono, kejadian bermula ketika listrik di kawasan tersebut mengalami pemadaman. Toko kemudian mengandalkan genset agar aktivitas tetap dapat berjalan meski pasokan listrik terhenti.

Genset sempat dimatikan karena kondisinya panas. Setelah beberapa waktu, mesin kembali dihidupkan, tetapi kemudian diduga mengalami gangguan hingga terjadi hubungan arus pendek dan memicu api.

“Katanya pagi itu kan mati lampu, terus pakai genset. Terus dimatikan gara-gara panas, lalu dihidupkan lagi, terus overheat sampai kebakaran,” jelas Priyono.

Masyarakat wilayah DIY khususnya Bantul diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik di rumah terpasang sesuai standar serta tidak menumpuk steker pada satu stopkontak secara berlebihan.

Selain itu, agar memastikan regulator dan selang tabung gas dalam kondisi baik serta terpasang rapat, serta hindari membakar sampah di area terbuka terutama saat angin kencang. Upayakan pula untuk menyediakan alat pemadam api ringan atau handuk basah di area dapur guna penanganan awal saat timbul percikan api, dan segera hubungi petugas pemadam kebakaran setempat jika terjadi kondisi darurat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online