Dua Atlet Menembak Gunungkidul Bidik Tiket Olimpiade 2028
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
Ada beberapa faktor yang membuat hasil dari dunia pendidikan belum sesuai harapan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Prestasi pendidikan di Gunungkidul masih belum menunjukkan tanda-tanda yang mengembirakan. Hal ini dapat terlihat dari hasil ujian nasional yang selalu menempati rangking terbawah di DIY.
Untuk mendongkrak prestasi itu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Sekretaris Disdikpora Gunungkidul Sulistyono tidak menampik jika prestasi pendidikan di Bumi Handayani masih harus terus ditingkatkan.
Menurut dia, ada beberapa faktor yang membuat hasil dari dunia pendidikan belum sesuai harapan. Permasalahan yang muncul bukan hanya berasal dari metode pembelajaran yang diberikan tenaga pendidik, melainkan juga berkaitan dengan motivasi para siswa dalam meningkatkan semangat dalam belajar.
Sulis mencontohkan, pada saat sekarang motivasi siswa untuk meraih prestasi di dunia akademik masih butuh ditingkatkan. Selain itu, peran dari orang tua juga sangat dibutuhkan agar peningkatan tersebut semakin dapat dicapai.
“Di kota-kota para orang tua sudah memiliki kesadaran dengan mengikutkan anaknya untuk les tambahan di luar sekolah. Di Gunungkidul, kesadaran ini masih kurang sehingga proses pembelajaran hanya fokus saat di sekolah,” katanya kepada Harianjogja.com, Minggu (4/3/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
BK DPRD Bantul menyatakan belum ada laporan pelanggaran berat anggota dewan sepanjang 2024-2026. Pelanggaran masih sebatas administrasi.
MK menilai gugatan syarat administrasi Gibran tidak relevan dan telah melampaui tahapan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024.
Pew Research Center mencatat 10 negara dengan proporsi warga yang tidak berdoa setiap hari. Swedia tertinggi, disusul Hungaria dan Jerman.
Pematangan lahan PSEL Piyungan dimulai Oktober 2026 dan ditargetkan rampung Desember sebelum pembangunan fisik dimulai.
Empat WNI korban pembajakan kapal MT Honour 25 oleh perompak Somalia dipulangkan ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.