Fenomena Cahaya Surga Gua Jomblang Gunungkidul Memikat Turis Mancanegara
Gua Jomblang Gunungkidul menarik wisatawan mancanegara. Sekitar 95% pengunjung datang dari luar negeri untuk melihat cahaya surga.
Ada beberapa faktor yang membuat hasil dari dunia pendidikan belum sesuai harapan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Prestasi pendidikan di Gunungkidul masih belum menunjukkan tanda-tanda yang mengembirakan. Hal ini dapat terlihat dari hasil ujian nasional yang selalu menempati rangking terbawah di DIY.
Untuk mendongkrak prestasi itu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Sekretaris Disdikpora Gunungkidul Sulistyono tidak menampik jika prestasi pendidikan di Bumi Handayani masih harus terus ditingkatkan.
Menurut dia, ada beberapa faktor yang membuat hasil dari dunia pendidikan belum sesuai harapan. Permasalahan yang muncul bukan hanya berasal dari metode pembelajaran yang diberikan tenaga pendidik, melainkan juga berkaitan dengan motivasi para siswa dalam meningkatkan semangat dalam belajar.
Sulis mencontohkan, pada saat sekarang motivasi siswa untuk meraih prestasi di dunia akademik masih butuh ditingkatkan. Selain itu, peran dari orang tua juga sangat dibutuhkan agar peningkatan tersebut semakin dapat dicapai.
“Di kota-kota para orang tua sudah memiliki kesadaran dengan mengikutkan anaknya untuk les tambahan di luar sekolah. Di Gunungkidul, kesadaran ini masih kurang sehingga proses pembelajaran hanya fokus saat di sekolah,” katanya kepada Harianjogja.com, Minggu (4/3/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gua Jomblang Gunungkidul menarik wisatawan mancanegara. Sekitar 95% pengunjung datang dari luar negeri untuk melihat cahaya surga.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 7 November 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
FSMR ISI Jogja mengembangkan ARTI untuk menghimpun, mengelola, melestarikan, dan menyebarluaskan karya seni digital dosen serta mahasiswa.
BPS mencatat IPM DIY 2026 mencapai 83,43 atau tumbuh 1,15%. Kota Jogja mencatat nilai tertinggi sebesar 90,28.
FIPGB menyoroti pembatasan gas oleh PGN yang dinilai membuat industri tak sepenuhnya menikmati harga LNG US$13 per MMBTU hingga akhir 2026.
Pemerintah menargetkan revisi keempat aturan DHE SDA rampung akhir November 2026, termasuk relaksasi konversi valas ke rupiah hingga 100%.