Kekurangan Murid, 4 SD di Gunungkidul Dikaji untuk Digabung
Dinas Pendidikan Gunungkidul mengkaji penggabungan empat SD yang kekurangan murid setelah lima sekolah lebih dulu menjalani regrouping pada 2026.
Ada beberapa faktor yang membuat hasil dari dunia pendidikan belum sesuai harapan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Prestasi pendidikan di Gunungkidul masih belum menunjukkan tanda-tanda yang mengembirakan. Hal ini dapat terlihat dari hasil ujian nasional yang selalu menempati rangking terbawah di DIY.
Untuk mendongkrak prestasi itu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Sekretaris Disdikpora Gunungkidul Sulistyono tidak menampik jika prestasi pendidikan di Bumi Handayani masih harus terus ditingkatkan.
Menurut dia, ada beberapa faktor yang membuat hasil dari dunia pendidikan belum sesuai harapan. Permasalahan yang muncul bukan hanya berasal dari metode pembelajaran yang diberikan tenaga pendidik, melainkan juga berkaitan dengan motivasi para siswa dalam meningkatkan semangat dalam belajar.
Sulis mencontohkan, pada saat sekarang motivasi siswa untuk meraih prestasi di dunia akademik masih butuh ditingkatkan. Selain itu, peran dari orang tua juga sangat dibutuhkan agar peningkatan tersebut semakin dapat dicapai.
“Di kota-kota para orang tua sudah memiliki kesadaran dengan mengikutkan anaknya untuk les tambahan di luar sekolah. Di Gunungkidul, kesadaran ini masih kurang sehingga proses pembelajaran hanya fokus saat di sekolah,” katanya kepada Harianjogja.com, Minggu (4/3/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mengkaji penggabungan empat SD yang kekurangan murid setelah lima sekolah lebih dulu menjalani regrouping pada 2026.
Polda DIY mengamankan sejumlah demonstran saat aksi di DPRD DIY pada Selasa (20/10/2026). Polisi menyebut terjadi pelemparan batu dan petasan.
KMP Batumandi terbakar saat hendak sandar di Pelabuhan Merak, Banten. Seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi, tanpa laporan korban jiwa.
Penjualan mobil LCGC turun 11% pada Januari–September 2026, meski pasar otomotif nasional tumbuh. Daya beli dan bunga kredit menjadi sorotan.
Kemenkeu memastikan anggaran penanganan bencana melalui BNPB tidak dipangkas, dengan pagu Rp2,23 triliun dan Dana Siap Pakai Rp750 miliar.
PSIM Jogja kalah 0-1 dari Bhayangkara FC dan menelan lima kekalahan beruntun. Laskar Mataram kini berada di peringkat ke-17 dengan satu poin.