Advertisement
Pemerintah Bantah Pelabuhan Tanjung Adikarto Mangkrak
Advertisement
Pembangunan pelabuhan terkendala pemecah gelombang.
Harianjogja.com, KULONPROGO--Kepala Sub Bagian Program Dinas Kelautan dan Perikanan DIY Sunardi menyatakan, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) tak menganggap Pelabuhan Tanjung Adikarto berada dalam kondisi mangkrak, melainkan memang belum jadi. Menurut dia, dinas masih menunggu dana untuk menyempurnakan penahan laju gelombang.
Advertisement
"Setelah komplet [tapi] tidak digunakan nah itu baru namanya mangkrak. Pertanyaannya kenapa sampai sekarang kok tidak kunjung disempurnakan?, itu kembali kepada pengambil kebijakan," kata dia, saat mengunjungi Pelabuhan Tanjung Adikarto, Jumat (9/3/2018).
Ia menjelaskan, jajarannya masih menunggu penyempurnaan pemecah gelombang jika alokasi dana yang dibutuhkan untuk terpenuhi sejak awal, maka bisa dipastikan semua sudah selesai sejak lama. Kendati demikian, semuanya tetap harus mengukur kemampuan pemerintah dengan skala prioritas. "Intinya, kita menunggu penyempurnaan pemecah ombak, yang kebutuhannya telah melewati proses kajian dan review para ahli.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kulonprogo, Sudarna membenarkan, bahwa saat ini kendala penyelesaian pembangunan pelabuhan yang ada di Desa Karangwuni, Kecamatan Wates itu berupa belum adanya pemecah gelombang. Untuk sisi timur harus dibuat maju sekitar 170 meter, sehingga total 390 meter. Sedangkan untuk bagian barat harus ditambah lagi 120 meter, agar total di bagian tersebut menjadi 350 meter, karena saat ini baru ada 230 meter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
BGN Puluhan Ribu Motor Listrik Disiapkan untuk Distribusi SPPG
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- Silaturahmi di Gunungkidul, Ini Pesan Penting Sultan HB X
- WFH ASN DIY Dimulai, Rabu Dipilih Hindari Efek Libur Panjang
- BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di DIY Mulai 9-11 April
- Viral Keributan di Kotagede Jogja, Polisi Pastikan Berakhir Damai
- Kasus Pengoplosan LPG Subsidi Jadi 12 Kg di Bantul Terbongkar
Advertisement
Advertisement



