Rumah Penyimpan Ratusan Botol Miras di Semarang Terbakar
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.
Salah satu yang dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi dan membentukan Tim Koordinasi tingkat kabupaten
Harianjogja.com, SLEMAN-Kepala Dinsos Sleman Sri Murni Rahayu mengatakan pihaknya kini mulai melakukan persiapan dalam penyaluran bantuan pangan nontunai (BPNT) kepada para keluarga penerima manfaat (PKM).
Salah satu yang dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi dan membentukan Tim Koordinasi tingkat kabupaten. Saat ini untuk penyaluran BPNT di Kabupaten Sleman telah disiapkan pendamping yang terdiri atas satu orang Koordinator Tenaga Kerja Sosial (TKS) beserta 17 Koordinator Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK), satu orang Koordinator Program PKH beserta 179 pendamping Program PKH, serta dua pendamping dari aparatur desa.
http://m.harianjogja.com/?p=902131">Baca juga : Penyaluran Bantuan Pangan Nontunai Molor
Dengan adanya pendamping PKH ini diharapkan dalam pelaluran BPNT tidak lagi menemui kendala. “Rencana April nanti BPNT sudah mulai disalurkan, dan dengan adanya pendamping PKH ini harapannya dapat membantu dalam proses pencairan maupun mengakes program lainnya,” kata dia, Minggu (11/3/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.
Mantan polisi yang tinggal di Seoul ditangkap atas dugaan membunuh istrinya di Jeju saat proses perceraian berlangsung.
Rupiah menguat ke Rp17.670 per dolar AS, mengikuti ringgit dan pasar Asia setelah harga minyak turun akibat perkembangan Selat Hormuz.
Pelajar SMA/SMK di DIY didorong menjadi kader pencegah kejahatan jalanan yang dinilai dapat memicu dampak sosial dan ekonomi.
Adam Mosseri mengakui fitur Take a Break Instagram hanya dipakai 1,8 persen remaja sebelum diaktifkan otomatis pada 2024.
Tiga tersangka kasus pembubaran ibadah GMS di Bantul belum ditahan. Polda DIY menyebut ketiganya kooperatif selama penyidikan.