Advertisement
Sosialisasi KIM Dapat Sambutan Baik
Advertisement
KIM memang penting di tengah derasnya arus informasi yang simpang siur dan semakin bebas
Harianjogja.com, SLEMAN-Pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman mendapat sambutan positif.
Advertisement
Kepala Desa SukoharjoHadi Subroto menyambut baik adanya sosialisasi dan pembentukan KIM ini. Menurutnya, KIM ini memang penting di tengah derasnya arus informasi yang simpang siur dan semakin bebas. Selain untuk mengantisipasi persebaran berita hoaks, KIM diharapkan dapat juga semakin memunculkan potensi desa.
Untuk itu pemerintah desa siap mendukung dan memfasilitasi adanya KIM di desa. “Kami seiap untuk mendukung KIM, jika sudah terbentuk nanti kami siap untuk menganggarkan dana misalnya kalau perlu ada nanti mengangkat wartawan desa yang bisa meliput seluruh kegiatan di desa,” kata dia, Kamis (15/3/2018).
http://m.harianjogja.com/?p=903360">Baca juga : Bentuk KIM untuk Cegah Penyebaran Berita Hoaks
Sementara itu, Ketua KIM Kecamatan Ngaglik Suripto juga menyambut baik dengan adanya KIM hingga tingkat Desa. Dia berharap dengan adanya KIM di tingkat desa, maka KIM yang selama ini di Kecamatan mampu terpantik hingga aktif berkegiatan.
“Sejak dibentuk pada 2016 lalu kami memang tidak banyak kegiatan yang kami lakukan. Tapi dengan adanya KIM hingga tingkat desa semoga nanti dapat memantik peran KIM di tingkat kecamatan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dua Letusan Pagi Ini Semeru Semburkan Abu Hingga 1 Kilometer
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Produksi Sampah di Bantul Naik 8 Persen Selama Libur Lebaran
- Tebing Tanjakan Clongop Longsor Lagi, Akses Gunungkidul-Klaten Putus
- Harga Bahan Pokok di Bantul Stabil dan Bebas Penimbunan
- Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
- Wisatawan Nekat Terobos TPR Parangtritis demi Hindari Tiket Masuk
Advertisement
Advertisement



