PSS Sleman Tak Libur, Pieter Huistra Genjot Fisik Pemain
PSS Sleman tak mengambil libur selama jeda internasional. Pieter Huistra menggenjot fisik pemain dan membenahi setiap lini.
Bahan pangan - ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Menjelang perayaan Iduladha 2026, harga mayoritas bahan pokok (bapok) di Kabupaten Sleman terpantau masih stabil. Meski demikian, sejumlah komoditas mengalami fluktuasi, dengan cabai merah keriting mencatat kenaikan paling signifikan.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman memastikan pemantauan harga terus dilakukan secara intensif di delapan pasar tradisional, yakni Pasar Sleman, Prambanan, Godean, Tempel, Pakem, Kalasan, Depok, dan Cebongan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan pasokan menjelang hari besar keagamaan.
Kepala Disperindag Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih, menjelaskan bahwa secara umum kondisi harga pangan pada pekan keempat Mei 2026 masih terkendali jika dibandingkan pekan sebelumnya. Komoditas utama seperti beras, gula pasir, minyak goreng curah, tepung terigu, hingga daging sapi tidak mengalami perubahan berarti.
“Mayoritas bahan pokok masih stabil. Ini menunjukkan distribusi dan pasokan berjalan cukup baik,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Namun, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Cabai merah keriting menjadi penyumbang kenaikan tertinggi dengan lonjakan mencapai 19,58%. Selain itu, harga Minyakita naik 5,17%, diikuti bawang merah 2,41%, cabai rawit merah 1,5%, serta cabai merah besar 0,85%. Kenaikan juga terjadi pada minyak goreng premium, kedelai impor, dan kedelai lokal, meski dalam skala lebih kecil.
Di sisi lain, kabar baik datang dari sejumlah bahan pokok yang justru mengalami penurunan harga. Bawang putih honan tercatat turun 1,97%, disusul daging ayam ras yang turun 0,61%, serta telur ayam ras yang kini berada di kisaran Rp25.375 per kilogram setelah turun 0,21%.
Mae menegaskan, pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari distributor hingga pelaku logistik. Jika terjadi lonjakan harga yang signifikan, Disperindag bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) siap melakukan intervensi melalui operasi pasar.
“Operasi pasar menjadi salah satu strategi untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan gejolak harga,” katanya.
Selain itu, pemantauan khusus juga dilakukan terhadap komoditas strategis seperti Minyakita untuk memastikan ketersediaannya tetap aman di pasaran.
Dengan kondisi yang relatif stabil ini, masyarakat di Sleman diharapkan tidak perlu khawatir terhadap lonjakan harga bahan pokok menjelang Iduladha, meski tetap perlu mewaspadai pergerakan harga komoditas tertentu seperti cabai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman tak mengambil libur selama jeda internasional. Pieter Huistra menggenjot fisik pemain dan membenahi setiap lini.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 9 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 9 Oktober 2026 tersedia dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 9 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter mikrobiologi klinik Andrew Adhytia Lieputra mengingatkan penggunaan masker, vaksinasi, dan kebersihan tangan bantu cegah influenza tipe A.
BPS DIY mencatat 40% penduduk dengan pengeluaran terendah menyumbang 16,91% konsumsi per Maret 2026. Fenomena downgrading turut disoroti.