Pejabat Harus Terapkan Pendidikan Karakter

Suasana pengambilan sumpah jabatan dalam Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Kepala Sekolah di lingkungan Pemkab Kulonprogo, Senin (9/4 - 2018).Harian Jogja/Uli Febriarni
09 April 2018 13:15 WIB Uli Febriarni Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Perda Kabupaten Kulonprogo No.18/2015 tentang Pendidikan Karakter diharapkan tak hanya diterapkan untuk anak usia sekolah, melainkan juga orang dewasa.

Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, menjelaskan Perda Pendidikan Karakter memuat tiga ekstrakurikuler wajib, yakni religiusitas (keagamaan), pengamalan Pancasila, dan kemataraman. Karakter tersebut berkaitan dengan konsep moral, sikap moral, dan perilaku moral. Dengan adanya pendidikan karakter ini diharapkan para peserta didik dapat memiliki nilai-nilai karakter yang bersumber dari agama, budaya, Pancasila dan tujuan pendidikan nasional.

"Kami tidak ingin di satu sisi meminta siswa dan pendidik untuk berkarakter seutuhnya seperti tiga modul, tapi yang tua justru tidak membangun karakter, kami ingin konsep pendidikan karakter berlaku untuk semua," kata Hasto saat memberikan sambutan dalam acara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Kepala Sekolah di lingkungan Pemkab Kulonprogo, Senin (9/4/2018).

Terkait dengan promosi dan mutasi jabatan puluhan aparatur sipil negara (ASN), menurut Hasto hal itu merupakan mekanisme biasa dalam manajemen kelembagaan. Penempatan personel pada jabatan tertentu sudah melalui berbagai tahapan penilaian dan pertimbangan yang matang, sehingga diharapkan penempatan pejabat baru dapat membawa perubahan dalam konteks tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berkualitas.

Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Kulonprogo, Hatta Tuasikal, meyakini promosi dan mutasi pejabat kali ini telah mampu mengisi kekosongan jabatan yang terjadi di lingkungan Pemkab. Selanjutnya, BKPP akan mempersiapkan pengisian jabatan yang kosong di beberapa organisasi, mengingat akan ada sejumlah pejabat yang bakal pensiun.