SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Ilustrasi simulasi bencana alam. (Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara)
Harianjogja.com, JOGJA-Wakil Walikota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan keberadaan Katana bagian tidak terpisahkan dari usaha-usaha untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan dalam mitigasi dan adaptasi terhadap bencana.
“Kami tentunya berharap Katana yang sudah dibentuk bisa memberikan motivasi bagi kelurahan lain untuk melakukan hal serupa. Dengan begitu kewaspadaan dan kesiapan dalam menghadapi bencana bisa dilakukan dalam skala lebih luas,” katanya, Sabtu (12/5/2018).
Menurutnya, penanggulangan bencana berbasis masyarakat harus memperhatikan kearifan lokal. "Memetakan kekuatan lokal dalam mempersiapkan menghadapi bencana yang kemungkinan terjadi harus dilakukan," katanya.
Pemkot, kata Heroe akan terus mendorong seluruh kampung dan kelurahan untuk segera membentuk Katana.
"Seluruh kelurahan harus mempersiapkan diri dan mampu menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. Persiapan diri sebelum terjadinya bencana bisa dilakukan dengan penyebaran informasi kebencanaan hingga simulasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Jean-Paul van Gastel tetap bangga dengan perjuangan PSIM Jogja meski kalah 0-4 dari Persija. Ze Valente menyoroti perbedaan kualitas kedua tim.
Real Madrid menjamu Villarreal pada pekan kedelapan La Liga. Mourinho memburu kemenangan untuk menjaga persaingan di papan atas.
Cristiano Ronaldo terancam skorsing 1–6 bulan setelah meninggalkan pemusatan latihan Portugal. Pengakuannya berpeluang meringankan hukuman.
Sebanyak 34 atlet paralimpik serta 16 pelatih dan ofisial asal Jawa Tengah resmi menjadi bagian tulang punggung kontingen Indonesia di ajang Asian Para Games
Kirana Larasati membantah terlibat dalam dugaan penipuan investasi emas Rp25 miliar. Ia mengaku telah memutus kontrak dan siap kooperatif.