Fenomena Joki Strava: Tarif Mulai Rp15.000 per Km, Risiko Akun Diretas
Fenomena joki Strava viral di media sosial. Simak tarif, cara kerja, serta risiko keamanan akun dan data pribadi yang perlu diwaspadai.
Ilustrasi UNBK./Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY telah mendapatkan rekapitulasi kelulusan dari seluruh SMA/SMK di DIY. Sebanyak 21 pelajar SMA/SMK di DIY dinyatakan tidak lulus dan harus mengulang proses pembelajaran di tahun ajaran berikutnya jika ingin mendapatkan ijazah formal.
Kasi Data dan Teknologi Informasi Bidang Perencanaan dan Standarisasi Pendidikan Disdikpora DIY Agus Muchdiarto menjelaskan, berdasarkan laporan dari masing-masing SMA/SMK di DIY, tercatat ada 21 siswa yang dinyatakan tidak lulus. Kelulusan itu sendiri ditentukan oleh guru melalui beragam pertimbangan, seperti kepribadian dan nilai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
"Total ada 21 peserta didik dari SMA/SMK yang tidak lulus, berdasarkan laporan sekolah yang masuk," terangnya saat ditemui di kantornya, Rabu (16/5/2018).
Agus menambahkan, dari total 21 siswa yang tidak lulus, delapan dari SMA dan 13 dari SMK. Persentase kabupaten/kota asal sekolah, Bantul termasuk lulus 100% karena dari data yang masuk tidak terdeteksi adanya siswa tidak lulus di Bantul.
Sedangkan di Kota Jogja ada enam siswa tidak lulus dari tiga sekolah, di Sleman ada 12 siswa tidak lulus dari sembilan sekolah. Kemudian di Kulonprogo ada dua siswa dari dua sekolah dan Gunungkidul ada satu siswa tidak lulus dari satu sekolah.
"Berdasarkam data yang masuk, Bantul yang lulus 100 persen," kata dia.
Berdasarkan data Disdikpora DIY tersebut, penyebab ketidaklulusan karena mengundurkan diri dari sekolah ada 11 siswa. Selain itu ada dua siswa di antaranya tidak lulus karena kepribadiannya kurang baik. Serta satu siswa karena persentase kehadiran dalam kelas sangat kurang dan satu siswa tidak lulus karena tidak mengikuti UNBK 2018.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fenomena joki Strava viral di media sosial. Simak tarif, cara kerja, serta risiko keamanan akun dan data pribadi yang perlu diwaspadai.
Tunisia tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah 0-4 dari Jepang. Ali Abdi menangis dan mengkritik persiapan tim serta federasi.
Aplikasi cek nomor HP tak dikenal yang bisa membantu mengenali penelepon, memblokir spam, dan menghindari penipuan digital.
Deniz Undav, mantan buruh pabrik yang bangun jam 4 pagi, kini samai gol Messi di Piala Dunia 2026. Simak kisah comeback dan top skor terbaru.
Marc Marquez naik ke posisi empat klasemen MotoGP 2026 usai menang di Brno. Selisih poin pemuncak klasemen kini semakin ketat.
Lurah petahana di Gunungkidul tetap boleh maju Pilur 2026, tetapi wajib cuti setelah ditetapkan sebagai calon. Tahapan pemilihan telah dimulai.