Satu PNS Mantan Terpidana Korupsi di Kulonprogo Masih Aktif
Semenjak ditetapkannya Undang-undang Tipikor tahun 2009, Kulonprogo memiliki tiga kasus korupsi di lingkungan pegawai negeri sipil. Ketiga kasus tersebut terjadi di tahun 2013 dan 2014.
Suasana lengang di terminal Wates Kulonprogo, Senin (11/6/2018). /Harian Jogja-Beny Prasetya
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Polres Kulonprogo dan Dinas Perhubungan Kulonprogo memprediksi tiga hari mendatang menjadi puncak kepadatan arus mudik lebaran 2018 ini. Hal tersebut diprediksi sesuai dengan kondisi kepadatan jalan di Kulonprogo yang masih lancar hingga Senin (11/6/2018) ini.
Dari data yang didapat dari Dinas Perhubungan, selama tiga hari ke belakang ini jalan nasional di Kulonprogo yang menjadi ruas jalan utama terus mengalami penurunan jumlah kepadatan. Begitu juga dengan Terminal Wates, dua hari belakangan kurang dari 100 penumpang turun dan naik di terminal tipe B itu.
Adapun sejak Jumat lalu, terminal Wates setiap harinya hanya disingginggahi kurang dari 50 bus Antar Kota antar Provinsi (AKA).
Di Jumat (8/6/2018) lalu, Dishub mencatat sebanyak 38.109 kendaraan melintasi di Kulonprogo. Sedangkan di Sabtunya kenaikan terjadi sampai 40.036 kendaraan melintas. Akan tetapi, hari Minggu kemarin, jumlah kendaraan pemudik yang melintas hanya mencapai 36.771 unit.
"Kebanyakan dari arah timur, bukan dari arah Barat, padahal biasanya barat paling besar," ungkap Kepala Bidang Lalulintas Hera Suwanto, Senin (11/6/2018).
Ia juga menyatakan adanya libur panjang pra lebaran ini membuat pemudik bisa memilih kapan mereka akan melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman mereka. Lebih lanjut, dengan alasan itu pihaknya memperkirakan Rabu mendatang akan menjadi puncak kepadatan mengingat dekatnya waktu lebaran dan masih ada jeda istirahat diantaranya.
"Dengan logika ketika 13 Juni itu dilakukan mudik, maka masih ada waktu beristirahat di jalan oleh pemudik, jadi 13-14 Juni," ungkapnya.
Sedikit berbeda dengan Dishub Kulonprogo, Polres Kulonprogo sendiri memprediksi puncak kepadatan terjadi mulai Selasa (12/6/2018) hingga Rabu (13/6/2018) mendatang. Ia juga meyakinkan bersiap membuka Jalan Daendels sebagai opsi jika kepadatan di ruas jalur Nasional tidak dapat diuraikan kembali.
"Bersama teman kami dari Kodim 0731 Kulonprogo, kami siap membuka jalan Daendels dan mengamankan lokasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Semenjak ditetapkannya Undang-undang Tipikor tahun 2009, Kulonprogo memiliki tiga kasus korupsi di lingkungan pegawai negeri sipil. Ketiga kasus tersebut terjadi di tahun 2013 dan 2014.
Satgas PASTI hentikan CANTVR dan YUDIA. Modus investasi bodong dan kerja paruh waktu, masyarakat diminta waspada.
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.
Manuel Neuer comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026. Ini daftar skuad lengkap pilihan Nagelsmann.
Polda Jateng bongkar koperasi ilegal BLN. Dana Rp4,6 triliun, 41 ribu korban, dua tersangka ditetapkan.
JFF 2026 hadir di Jogja, padukan edukasi finansial, konser musik, dan lari amal untuk generasi muda.