Agenda Wisata Jogja 27-30 Juni 2026, Event Seru Jangan Terlewat
Agenda wisata Jogja 27-30 Juni 2026 penuh event seru, mulai ARTJOG, Pasar Kangen hingga festival lifestyle. Simak rekomendasinya.
Wali Kota Jogja Hariyadi Suyuti saat mengikuti syawalan bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Jumat (29/6/2018) di Balai Kota Jogja./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA-Pemkot Jogja diminta mematangkan perencanaan terkait penataan wajah kota. Selama perencanaan disiapkan dengan matang, berapapun kebutuhan anggarannya bisa dicukupi melalui Danais meskipun secara bertahap.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap konsep dan perencanaan pembangunan di Jogja lebih dimatangkan lagi agar bisa mengakses Danais. "Danais itu silakan digunakan tetapi perencanaan juga harus siap. Penataan Malioboro dan Kotabaru saat ini kan pakai Danais," urai Sultan di sela silaturahim dan halal bihalal di Balai Kota Jogja, Jumat (29/6/2018).
Menurut Sultan, Jogja harus mampu menjaga karakteristik wilayahnya. Apalagi lima dari enam kawasan cagar budaya di DIY berada di Jogja yakni Malioboro, Kraton, Pakualaman, Kotagede, dan Kotabaru.
"Penataan wajah kota itu diprioritaskan dengan menata kembali kawasan cagar budaya tersebut. Perencanaan Dinas Kebudayaan bagaimana?" kata Sultan.
Menurut Sultan, sebagai kota perjuangan, Jogja menjadi saksi beragam peristiwa bersejarah bagi bangsa ini. Sejumlah peristiwa penting seperti Serangan Oemoem 1 Maret, peristiwa Jogja Kembali, serangan Kotabaru, pemindahan ibukota NKRI dan peristiwa lainnya terjadi di Jogja. Peristiwa tersebut menjadi khasanah yang tidak terpisahkan dari masyarakat. Pembangunan masyarakat (nilai) jauh lebih penting dibanding pembangunan fisik.
"Jangan sampai peristiwa penting itu hilang. Jadi bagaimana agar masyarakat bisa mengingat sejarah itu dan tidak kehilangan," kata Sultan.
Sementara itu, Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti berharap adanya dukungan kebijakan teknis maupun alokasi Danais untuk penataan wajah kota. Menurutnya, penataan yang dilakukan saat ini (Malioboro dan Kotabaru) bertujuan agar cagar budaya sebagai kawasan lindung tetap terjaga.
Dalam proses penataan dan pembangunan tersebut, kata Haryadi, Pemkot tetap mengharapakan keterlibatan masyarakat. Sebagai contohnya, Pemko meluncurkan program Gandeng Gendong yang mensinergikan lima unsur yakni kota, kampus, kampung, korporasi dan komunitas.
Pemkot Jogja, lanjutnya, juga menyediakan aplikasi \'Jogja Smart Service\' berbasis andriod agar pembangunan yang dilaksanakan bisa meningkatkan partisipasi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Agenda wisata Jogja 27-30 Juni 2026 penuh event seru, mulai ARTJOG, Pasar Kangen hingga festival lifestyle. Simak rekomendasinya.
vivo X Fold6 resmi meluncur dengan baterai 7.000 mAh, kamera ZEISS 200 MP, layar lipat 8,02 inci, serta fitur AI untuk produktivitas dan multitasking.
Steve Clarke resmi mundur dari Timnas Skotlandia usai gagal lolos dari fase grup Piala Dunia 2026, mengakhiri era tujuh tahun yang penuh pencapaian.
Portugal ditahan Kolombia 0-0 dan lolos sebagai runner-up Grup K. RD Kongo bangkit kalahkan Uzbekistan 3-1 sekaligus menyingkirkan Korea Selatan.
Google Finance resmi hadir kembali dengan aplikasi Android dan fitur AI canggih untuk analisis saham, pengelolaan portofolio, serta ringkasan pasar otomatis.
Korban gempa Venezuela mencapai 1.430 jiwa, 68.900 orang hilang di La Guaira. Warga kritik respons pemerintah saat operasi penyelamatan berpacu dengan waktu.