Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Ilustrasi teroris ISIS./Shutterstock
Harianjogja.com, JOGJA—Densus 88 Antiteror menangkap Joko alias Abu Jalal, pedagang dawet di Kalasan, Rabu (18/7/2018). Dari rumah Abu Jalal di Tamanmartani, Kalasan, polisi menyita pedang dan beberapa buku jihad. Polisi meringkus Joko saat sedang berjualan es dawet. Adik kandung Joko, Nurhadi mengatakan kakaknya diciduk sekitar pukul 13.00 WIB.
“Saat itu saya juga ada di lokasi, saat ditanya sama polisi saya siapa, saya jawab saja refleks, saya adiknya, malah saya juga dibawa,” ujar dia.
“Kata polisi, kakak saya masih terduga teroris.”
Nurhadi ditanyai beberapa hal terkait kedekatannya dengan Joko. “Saya memang adiknya, tetapi tidak ikut-ikutan soal jaringannya, juga tidak tahu jaringan mana.”
Sekitar setengah jam Joko dibawa oleh polisi, lalu disusul oleh Nurhadi. Nurhadi kembali ke rumahnya pada pukul 20.00 WIB setelah dibawa ke Mapolda DIY. Di Mapolda DIY ia tidak bertemu dengan kakaknya.
Nurhadi mengaku tidak heran kakaknya ditangkap polisi. Menurut dia, keluarganya sudah curiga dengan Abu Jalal sejak sekitar empat tahun lalu. “Mulai ada yang beda dari kakak saya. Kadang suka ngajak ngobrol tentang jihad, malah seolah-olah mendoktrin saya,” ungkap Nurhadi.
Di rumah kakaknya, Nurhadi sering melihat banyak buku-buku terkait jihad.
Joko punya lima saudara. Ia anak kedua, sedangkan Nurhadi anak ke empat. Joko biasa berjualan es dawet milik adik terakhirnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Sabtu, 25 Juli 2026. Tersedia 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 hingga Palur.
Indonesia dan tujuh negara mengecam penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh lebih dari 4.200 pemukim Israel di Yerusalem Timur.
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo meminta Nanik S. Deyang tetap membantu BGN sebagai bagian dewan pengawas usai mengundurkan diri.
KPU DIY memutakhirkan data partai politik setiap semester melalui Sipol sebagai persiapan tahapan Pemilu yang dimulai pada pertengahan 2027.