6 Manfaat Stroberi untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X (Gigih M. Hanafi/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, JOGJA-Gubernur DIY Sri Sultan HB X bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemda DIY bertolak ke Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (19/8/2018).
Selain bertemu langsung dengan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, Sultan juga akan mengunjungi para korban gempa bumi dan relawan bencana asal DIY yang lebih dahulu berangkat ke lokasi.
Kepala Dinas Sosial DIY Untung Sukaryadi mengatakan keberangkatan Sultan ke lokasi bencana sekaligus menyerahkan bantuan untuk keperluan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) di Lombok.
"Sebagian bantuan sudah dikirim beberapa hari lalu, baik berupa uang maupun logistik untuk korban bencana," katanya kepada Harianjogja.com, Sabtu (18/8/2018).
Dalam penanganan pascabencana gempa bumi di Lombok, Pemda DIY melalui Dinsos DIY mengirim sebanyak 15 personel Tagana DIY untuk melakukan aksi kemanusiaan. Selain personel, bantuan logistik senilai Rp484,3 juta turut disertakan.
"Kami koordinasi terlebih dahulu dengan Pemprov NTB supaya tahu kebutuhan yang diperlukan di lokasi," katanya.
Menurutnya, personel Tagana DIY yang dikirim ke Lombok termasuk di antaranya anggota Difabel Siaga Bencana (Difagana) DIY. Keterlibatan Difagana bertujuan untuk memotivasi korban yang terluka dan kehilangan anggota tubuhnya. Mereka juga akan menyalurkan pengalaman saat menghadapi Gempa Bumi 2006 dan erupsi Gunung Merapi 2010.
"Tagana DIY piawai dalam segala hal, mulai pengaturan logistik, dapur umum, dan keterampilan lainnya," ujar Untung.
Untung menambahkan, keberadaan Tagana DIY sudah diakui banyak pihak. Selain bekerja bagus, kepedulian Tagana DIY dinilai tinggi. Tim yang dikirim juga akan membangun mentalitas untuk melakukan pendampingan. Selain dilengkapi dengan keterampilan memadai, para personel juga sudah dibekali dengan aspek sosial dan budaya masyarakat di lokasi bencana.
Koordinator Lapangan Tim Aksi Kemanusiaan untuk Korban Gempa Bumi NTB Donny Kristanto mengatakan Sultan juga akan mengunjungi para relawan bencana asal DIY di Lombok. Seluruh personel Tagana DIY sendiri bertugas di Desa Guntur Macan Gunungsari Lombok Barat sesuai dari arahan BNPB.
"Untuk dapur umum misalnya nanti melibatkan masyarakat [korban bencana]. Jadi kami bukan melayani tapi melibatkan mereka untuk membangun mentalitas pascabencana," katanya.
Selain Dinsos DIY, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY juga mengirim personel Tim Kaji Cepat Penanganan (TKCP) Bencana ke Lombok. Tim BPBD DIY akan bertugas hingga 25 Agustus mendatang sesuai Surat Keputusan Gubernur NTB No. 360-653/2018 tentang status tanggap darurat bencana di NTB.
Bantuan berupa uang tunai dan logistik keperluan korban bencana juga diberikan. Seperti baby kit, perlengkapan kebersihan, perlengkapan mandi, tikar, selimut, pakaian, terpal, tikar, paket family kit, berbagai jenis obat dan lainnya.
"Kami berikan dukungan teknis dalam bidang pengelolaan dan informasi kebencanaan, manajemen logistik, pengoperasian dapur umum dan pengelolaan administrasi posko," kata Sekretaris BPBD DIY Heru Suroso.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Porsche akan memangkas sekitar 9.000 tenaga kerja hingga 2035 sebagai bagian restrukturisasi di tengah penurunan penjualan di China dan melambatnya pasar kendar
Apple rilis iOS 26.6 dengan 75 perbaikan keamanan, persiapan Spotlight untuk iOS 27, dan notifikasi kontak. Update iPhone Anda sekarang!
LinkedIn diselidiki otoritas Texas atas dugaan menampilkan lowongan kerja palsu atau ghost jobs yang disebut dapat merugikan pelanggan layanan Premium.
China menghadapi tekanan menjelang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah gagal menempatkan wakil putra di final China Open 2026.
Bank Jateng Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pondok pesantren