Pemkab Gunungkidul Fokus Entas Kemiskinan di 7 Wilayah Ini
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Tim kurasi Djaduk Ferianto (paling kiri) saat menjelaskan tentang pameran arsip Ruang Waktu Bagong Kussudiardja di PSBK di Desa Tamantirto, Kasihan. Sabtu (29/9/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL – Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) menggelar pameran arsip bertajuk Ruang Waktu Bagong Kussudiardja, mulai Sabtu (29/9/2018) hingga Rabu (3/10/2018) mendatang. Pameran arsip digelar untuk memperingati 40 tahun pendirian padepokan.
Kurator Pameran Arsip, Suwarno Wisetrotomo mengatakan kegiatan pameran sebagai upaya melestarikan dan membuka wawasan warisan karya dan pemikiran sang maestro Bagong Kussudiardja selama hidup.
Menurut dia, sepanjang karirnya banyak dokumen arsip dalam berbagai bentuk mulai dari surat kerja sama, undangan, surat keputusan, tulisan, foto perjalanan atau peristiwa, foto pertemuan dengan tokoh dunia, buku hingga pola lantai karya koreografinya tercatat dengan baik dan tersimpan dengan rapi.
“Untuk itulah arsip koleksi sang maestro akan ditampilkan dalam pameran Ruang Waktu Bagong Kussudiardja,” kata Suwarno dalam jumpa pers di Galeri Gedung Damarwulang, PSBK, Sabtu.
Menurut dia, pameran ini dapat menunjukan bagaimana posisi Bagong dalam berbagai situasi sejarah perjalanan bangsa, khususnya di bidang seni. Sebagai seniman yang lahir di masa pergerakan, dia melewati masa kepemimpinan mulai dari masa Soekarno hingga reformasi.
“Bentangan arsip ini dapat menunjukan bagaimana Bagong dalam posisi dilihat-melihat, dibaca-membaca atau pada saat menulis dan ditulis karena dia bisa menjadi dua objek yang berbeda di saat yang bersamaan,” katanya.
Suwarno pun berharap dengan pameran ini, selain untuk memperingati 90 tahun usia Bagong, 60 tahun pusat latihan tari Bagong Kussudiardja dan 40 tahun PSBK, juga mengundang para pengkaji sejarah, politik, komodifikasi seni untuk menjadikan sumber inspirasi di dalam berkarya.
Tim kurasi dari pameran arsip, Djaduk Ferianto menambahkan, salah satu kiprah perjalanan Bagong di dalam perjalanan seni budaya Indonesia adalah kemampuan menjadi seorang pendidik. Dia mampu memberikan inspirasi bagi ribuan cantrik dan mentrik yang pernah menimba ilmu di PSBK.
“Sepanjang kurun waktu 1978-2002 sudah banyak ribuan cantrik dan mentrik yang menimba ilmu. Yang datang bukan hanya dari Indonesia, tapi juga berasal dari Asia hingga Eropa,” kata Djaduk.
Menurut dia, satu prinsip yang terus ditularkan kepada murid-muridnya adalah menginsipirasi agar menjadi diri sendiri tanpa berada di bawah bayang-bayang nama besar Bagong.
“Dia [Bagong Kussudiardja] selalu mengajarkan jangan menjadi Bagong-Bagong kecil, tapi jadilah Bagong-Bagong yang besar. Pesan ini sangat bermakna karena ingin para anak didiknya mejadi jati dirinya sendiri-sendiri,” tuturnya.
Selain menghadirkan pameran arsip, di dalam kegiataan peringatan 40 pendirian PSBK, juga digelar reuni cantrik-mentrik yang pernah belajar di padepokan. Rencananya reuni akbar ini digelar pada 18-20 Oktober mendatang.
“Hadirnya cantrik dan mentrik dan karya-karyanya secara tidak langsung telah mewakili perjalanan Bagong sebagai seniman dan pendidik. Yaitu pencipta karya pendidikan tari, juga pencipta karya sebagai media eksprsi kreatis seniman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
PSIM Jogja resmi meminjamkan Reva Adi Utama ke Borneo FC Samarinda untuk musim 2026/2027 karena tidak masuk skema pelatih kepala.
Kejeniusan tak hanya soal IQ tinggi. Penelitian ungkap 12 ciri anak jenius, dari rasa ingin tahu tak terpuaskan hingga kepekaan emosional. Simak tanda-tandanya
Sejumlah menteri memimpin upacara HUT RI di daerah. Beberapa pejabat berada di NTT untuk memantau penanganan gempa.
Aldila Sutjiadi/Erin Routliffe melaju ke 16 besar Cincinnati Open 2026 usai menaklukkan Asia Muhammad/Fanny Stollar dengan skor 7-5, 7-5. Selanjutnya mereka aka
Kekalahan 0-3 dari Arsenal di Community Shield tak membuat Maresca patah arang. Ia pastikan Man City tetap aktif di bursa transfer usai datangkan Elliot Anderso