Cetak Banyak Gol di MLSC Jogja, Khayla Ingin Tembus Timnas Indonesia
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Ilustrasi cuaca./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Jogja tetap mengantisipasi potensi merebaknya flu burung selama pancaroba. Dinas pun menyiapkan desinfektan di sejumlah pasar yang menjual unggas.
Plt Kepala Distanpangan Jogja Sugeng Darmanto mengatakan meski jumlah ternak dan peternakan unggas di Jogja tidak banyak, tetapi potensi penularan flu burung masih tetap ada dan harus diwaspadai. Terutama saat musim pancaroba hingga musim hujan.
Hal itu dimungkinkan terjadi penurunan daya tahan unggas akibat perubahan musim. Saat daya tahan unggas turun, tidak menutup kemungkinan terkena virus tersebut. "Penularan flu burung masih potensial terjadi. Kami sudah siapkan antisipasi agar unggas tidak tertular penyakit ini,” katanya, Sabtu (29/9/2018).
Salah satu antisipasinya, lanjut Sugeng dengan menyiapkan desinfektan di pasar-pasar yang menjual unggas. Misalnya Pasar Terban yang selama ini menjadi pusat penjualan ayam. "Dalam beberapa tahun terakhir, kami tidak menemukan kasus kematian unggas akibat flu burung termasuk penularannya ke manusia," katanya.
Selain di Pasar Terban, Distanpangan juga membuka cabang poliklinik hewan di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasthy) untuk mengantisipasi penularan berbagai penyakit hewan.
Oleh karenanya, dia berharap agar masyarakat melaporkan kejadian jika terdapat unggas yang tiba-tiba sakit dan terlihat lesu. "Sebaiknya segera laporkan ke petugas di lapangan atau dibawa ke poliklinik hewan. Bisa jadi disembuhkan,” katanya.
Sugeng juga meminta pemilik unggas atau pedagang segera memisahkan unggas yang terlihat sakit agar tidak menularkan ke unggas yang lain. Selain di pasar atau peternakan unggas, potensi penularan virus flu burung juga berpotensi terjadi saat transportasi unggas masuk atau keluar dari suatu wilayah.
"Pengawasan unggas saat dalam perjalanan cukup sulit karena lalu lintas unggas cukup banyak. Kami tidak mungkin mangawasi satu per satu penjualan unggas,” katanya.
Penyakit hewan yang juga berpotensi terjadi saat musim pancaroba hingga musim hujan adalah antraks yang menyerang sapi. “Kami selalu memastikan sapi yang masuk ke Jogja dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan untuk memastikan hewan tersebut sehat,” katanya.
Jika sapi yang masuk tidak dilengkapi dengan surat keterangan kesehatan atau sapi dalam kondisi sakit, maka hewan tersebut akan dikembalikan ke daerah asal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Xavi Hernandez mengkritik jadwal internasional yang membuat Belanda menjalani empat laga UEFA Nations League dalam 11 hari.
Basement Transhome Sleman masih mengeluarkan asap dan bersuhu tinggi. Petugas melakukan pendinginan serta pemantauan dari luar.
PT Virgo Karya Shipping memastikan operasi salvage KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa dilaksanakan Oktober 2026.
Penggunaan QRIS parkir di Sleman belum mencapai 1%. Dishub Sleman bertahap melakukan digitalisasi dan menata kantong parkir.
Basarnas menghentikan penyelaman KM Virgo Transport 8 karena kondisi jasad korban berubah. Pencarian 55 korban tetap dilanjutkan.