Banser Dlingo Siap Lawan Politik Uang

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Senin, 01 Oktober 2018 09:10 WIB
Banser Dlingo Siap Lawan Politik Uang

Ilustrasi Pemilu/JIBI

Harianjogja.com, BANTUL--Sekitr 450 Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Kecamatan Dlingo menyatakan siap memerangi politik uang dalam Pemilu 2019.

Pernyataan tersebut disuarakan dalam apel dan deklarasi damai di Alas Literasi Banjarharjo, Muntuk, Dlingo, Minggu (30/9/2018).

Komandan Banser Satkoryon Dlingo, Wahyudi menegaskan Banser akan menjadi garda terdepan dalam memerangi politik uang. Sebab politik uang dapat menyebabkan masyarakat kehilangan kemerdekaan dalam memilih calon legislatif maupun calon presiden dan wakil presiden.

Terlebih di Dlingo, sebagaian besar masyarakatnya masih berada pada taraf ekonomi menengah ke bawah sehingga berpotensi menjadi sasaran empuk bagi caleg untuk mendongkrak suara melalui politik uang. Total ada sekitar 31.000 pemilih di Kecamatan Dlingo dan sekitar 20.000 pemilih di antaranya diklaim Wahyudi adalah warga Nahdliyin-sebutan bagi warga Nahdlatul Ulama (NU).

Menurut dia, kampanye anti politik uang selalu digencarkan dalam setiap pemilu tetapi belum masif. "Anggota Banser Dlingo saat ini berjumlah 450 personel yang tersebar di enam desa. Seluruhnya akan bekerja keras memerangi politik uang," jelas Wahyudi.

Selain kampanye memerangi politik uang, Banser Dlingo juga siap mengawal proses pemilu hingga selesai. Ia juga berharap kepada semua calon anggota legislatif dari daerah pemilihan Dlingo konsisten tidak berpolitik uang untuk menggaet pemilih.
Ketua Panwascam Dlingo, Wandirin mengapresiasi apa yang dilakukan Banser Dlingo.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online