Tersangka 3 Kasus Korupsi Febrie Adriansyah Tak Ditahan, Ini Alasannya
Kejagung memastikan Febrie Adriansyah belum ditahan meski telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri. Berkas perkara masih dipelajari.
Peletakan Batu Pertama oleh DPRD DIY, Bina Marga PUBR, Idham Samawi, Perwakilan Bupati Bantul, dan DPRD Bantul (dari kiri ke kanan). /Fita Ayu Fidiyawati (M121)
Harianjogja.com, BANTUL- Proses ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan jembatan gantung di Nambangan, Seloharjo, Pundong, Bantul sudah dilakukan pada Senin (22/10/2018) pukul 13.00 WIB.
Jembatan yang memiliki panjang 120 meter dengan lebar 1,8 meter ini dibangun oleh penyedia jasa PT. Wasis Karya Nugraha dan Konsultan Supervisi CV. Bangun Cipta Bersada.
Jembatan gantung ini dibangun guna menggantikan jembatan yang dulunya rusak akibat banjir yang melanda pada November 2017. Jembatan tersebut menghubungkan antara wilayah Nambangan, Seloharjo dan Nangsri, Srihardono, Pundong, Bantul.
Idham Samawi selaku anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dapil DIY dalam peletakan batu pertama ini mengatakan pembangunan jembatan ini menggunakan dana APBN sebesar Rp6,9 miliar. Tanggal kontrak pembangunan jembatan ini pada 26 Sepetember 2018.
Beliau juga menceritakan bahwa dulu, tokoh-tokoh masyarakat Seloharjo dan Srihardono datang ke kediamannya untuk menyampaikan keluhan bahwa jembatan gantung yang menjadi akses perekonomian warga terbawa arus banjir. Kebetulan, Jokowi memiliki program pembangunan jembatan gantung.
“Waktu itu, kami sampaikan usulan dari panjenengan, dan alhamdulillah jembatan gantung khusus untuk Bantul tahun ini dipenuhi,” ujar beliau.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut akan memakan waktu selama tiga bulan pengerjaan, sehingga di awal tahun 2019 sudah dapat dilaksanakan peresmian jembatan gantung Nambangan dan sudah dapat digunakan sebagai akses penyeberangan jalur transportasi warga.
Selain Idham Samawi, peletakan batu pertama juga dilakukan oleh DPRD DIY, DPRD Bantul, Perwakilan Bupati Bantul, dan Bina Marga PUBR dengan di saksikan oleh warga setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejagung memastikan Febrie Adriansyah belum ditahan meski telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polri. Berkas perkara masih dipelajari.
Presiden Prabowo akan melantik sekitar 1.500 calon perwira remaja TNI dan Polri di Istana Merdeka pada Rabu pagi.
Pemkot Jogja menargetkan seluruh SMP dan MTs menerapkan Program Sekolah Siaga Kependudukan untuk mencegah pernikahan usia anak.
DPR RI meminta pemerintah mengevaluasi fenomena sekolah yang kekurangan murid. Lokasi sekolah hingga stigma sekolah favorit menjadi sorotan.
Penelitian terbaru mengungkap bahwa menguap membantu mengatur cairan otak, menjaga suhu tubuh, hingga mendukung pembuangan limbah metabolisme.
Pemerintah masih mengkaji lokasi PFII. Bali menjadi salah satu opsi, termasuk kawasan KEK yang statusnya dapat diubah jika diperlukan.