Peluang Kerja ke Jepang Terbuka, Pemkab Magelang Dorong SDM Lokal Naik Kelas
Jepang diproyeksikan membutuhkan 820.000 tenaga kerja dalam lima tahun. Pemkab Magelang mendorong SDM lokal meningkatkan kompetensi.
mayat laki-laki muda ditemukan di komplek Bumi Perkemahan Dusun Karanganyar, Gadingharjo, Sanden, Bantul, Rabu pagi (07/11/2018)./Ist- Tribratanews Bantul
Harianjogja.com, BANTUL- Sesosok mayat laki-laki muda ditemukan di komplek Bumi Perkemahan Dusun Karanganyar, Gadingharjo, Sanden, Bantul, Rabu pagi (07/11/2018) sekitar jam 07.00 WIB.
Penemuan mayat laki-laki yang sempat membuat gempar warga setempat ini pertama kali ditemukan oleh Damiri seorang warga Dusun Karanganyar, Gadingharjo, Sanden, Bantul.
Dijelaskan Damiri, pagi itu sekitar jam 07.00 WIB dia hendak berangkat ke sawah, ketika melintasi dekat Bumi Perkemahan dia melihat ada sesosok mayat. Setelah dicek dan benar sesosok mayat, penemuan ini kemudian disampaikan Kadus setempat yang diteruskan ke Kepolisian Sektor Sanden.
Setelah menerima laporan, anggota Polsek Sanden bersama anggota Polres Bantul dari Unit Inafis, Sat Reskrim dan Urkes yang dipimpin KBO Sat Reskrim Iptu Muji Suharjo segera ke lokasi guna melaksanakan olah TKP dan memasang police line.
Dari olah TKP yang dilakukan, didapati posisi mayat dalam keadaan terlentang dan kondisi habis dibakar. Kondisi mayat masih utuh hanya bekas terbakar bagian sekitar kemaluan dan wajah. Korban ditemukan dalam keadaan telanjang tanpa busana, hanya memakai celana pampers.
Hasil pemeriksaan yang dilakukan dr Nurul Fauziah Rahmawati dari Puskesmas Sanden bersama tim medis dari Uskes Polres Bantul yang dipimpin Paurkes Penda Satu Ida Wahyuningsih, tidak ditemukan luka bekas tanda kekerasan, hanya bekas terbakar pada bagian kepala dan sekitar kemaluan korban.
Usai dilakukan olah tkp, mayat tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY guna dilakukan autopsi. Kasus penemuan mayat tersebut ditangani penyidik Unit Reskrim Polsek Sanden bersama Sat Reskrim Polres Bantul.
KBO Sat Reskrim Polres Bantul saat memimpin olah TKP mengatakan, jajarannya saat ini fokus mencari identitas korban terlebih dahulu, juga berupaya mengungkap kasusnya.
"Masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya ataupun masyarakat yang mempunyai informasi apapun agar disampaikan ke pihak kepolisian guna membantu pengungkapan kasus," harap Iptu Muji Suharjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jepang diproyeksikan membutuhkan 820.000 tenaga kerja dalam lima tahun. Pemkab Magelang mendorong SDM lokal meningkatkan kompetensi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 14 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 14 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.
BMKG menyatakan tujuh kabupaten di Jawa Tengah masih berstatus awas kekeringan pada 11-20 Oktober 2026 di tengah mundurnya awal musim hujan.
DP3 Sleman meminta petani menyesuaikan komoditas dan varietas tanaman dengan ketersediaan air untuk mengantisipasi kemarau panjang hingga Oktober 2026.