Kasasi Ditolak MA, Lurah Bohol Margana Segera Bebas Akhir Oktober
Kasasi JPU dalam kasus korupsi Lurah Bohol Margana ditolak MA. Margana telah dieksekusi dan diperkirakan bebas setelah masa pidananya berakhir 27 Oktober 2026.
Logo Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus menggelar persiapan untuk menyambut revalidasi status UNESCO Global Geopark (UGG) Gunungsewu. Pemkab optimistis predikat ini dapat dipertahankan dalam penilaian ulang di tahun depan.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan untuk persiapan dalam revalidasi UGG Gunungsewu, Pemkab terus mengagendakan konsolidasi dan koordinasi dengan pemerintah di Pacitan, Jawa Timur dan Wonogiri, Jawa Tengah.
Kerja sama ini untuk mematangkan konsep yang akan disajikan pada saat penilaian oleh tim dari UNESCO. “Sebanyak tiga kabupaten terus menggelar pertemuan dengan tujuan mempertahankan predikat UGG Gunungsewu,” ungkapnya, Rabu (7/11/2018).
Selain koordinasi antar-pengelola di tiga kabupaten terus diperkuat, juga dilakukan penilaian awal yang dilakukan internal pengelola. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengetahui apakah fungsi dari geopark sudah dijalankan dengan baik.
“Ada tiga fungsi, yakni konservasi, edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Tiga aspek inilah yang akan jadi kunci dalam revalidasi di tahun depan,” kata mantan Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Dispar Gunungkidul ini.
Hasil dari penilaian awal, Hary mengakui Geopark Gunungsewu sudah sesuai dengan fungsi seperti yang digariskan UNESCO. Karena itu, dia meyakini status UGG dapat dipertahankan di tahun depan. Guna mendukung dalam penilaian ulang Geopark Gunungsewu, Pemkab telah menyiapkan titik-titik Gunungsewu yang rencananya dikunjungi tim penilai. Beberapa lokasi ini di antaranya Gunung Api Purba Nglanggeran, Kalisuci, hutan Wanagama hingga Gua Pindul.
Bupati Gunungkidul Badingah mengungkapkan pengembangan Geopark Gunungsewu memiliki konsep melestarikan Bumi untuk kesejahteraan masyarakat. Ada tiga tujuan penting yang ingin dicapai, yakni konservasi, pendidikan serta pertumbuhan ekonomi lokal.
“Untuk mencapai ini tidak hanya peran dari pemerintah tetapi masyarakat harus ikut berpartisipasi dalam menjaga dan melestarikan warisan bumi yang ada di Gunungkidul,” tuturnya. Badingah optimistis dengan status Geopark Gunungsewu ini dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan pariwisata dan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasasi JPU dalam kasus korupsi Lurah Bohol Margana ditolak MA. Margana telah dieksekusi dan diperkirakan bebas setelah masa pidananya berakhir 27 Oktober 2026.
DPRD Kota Jogja memperluas batas desil tiga program bantuan sosial untuk menjangkau warga yang membutuhkan tetapi belum terakomodasi.
KPK menangkap 14 orang dalam OTT BNPB, termasuk Sestama Rustian. Penyidik menyita uang sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas.
TNI AU mengerahkan 15 personel Lanud Sjamsudin Noor untuk memadamkan karhutla di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Calvin Verdonk menjadi pemain Indonesia pertama di Liga Champions saat Lille kalah 0-3 dari Arsenal lewat gol Timber, Eze, dan Saka.
DPAD DIY dan DPRD DIY menggelar bedah buku tentang Gus Dur di Kulonprogo untuk meningkatkan budaya baca sekaligus mengangkat nilai toleransi, keberagaman, dan k