BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Ketua Forum Komunikasi Perpustakaan dan Kearsipan DIY, Ali Ridlo (tengah), menjelaskan evaluasi perpustakaan dan kearsipan selama 2018 dalam acara Forum Komunikasi Perpustakaan dan Kearsipan DIY yang digelar di Bali Ndeso, Kampung Flory, Desa Tlogoadi, Kecamatan Mlati, Sleman, Kamis (15/11/2018)./Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN—Perwakilan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan tingkat kabupaten/kota se-DIY berkumpul dalam acara Forum Komunikasi (Forkom) Perpustakaan dan Kearsipan se-DIY di Bali Ndeso, Kampung Flory, Desa Tlogoadi, Mlati pada Kamis (15/11/2018). Selain untuk berbagi informasi, kegiatan itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas forum agar lebih fokus.
Ketua Forum Komunikasi Perpustakaan dan Kearsipan DIY, Ali Ridlo, memaparkan hasil evaluasi Forum Komunikasi Perpustakaan dan Kearsipan DIY selama 2018. "Pada 2018 ini Forum Komunikasi belum fokus untuk membicara dua urusan yang berbeda antara perpustakaan dan kearsipan," ujarnya, Kamis.
Ali mengatakan dalam dua urusan yang diemban forum itu terdapat perbedaan yang mencolok meskipun ada juga beberapa persamaannya. Hal ini yang menurutnya menjadi kendala dalam forum tersebut. "Terkadang ketika berbicara perpustakaan, orang-orang dari kearsipan tidak memperhatikannya, demikian juga sebaliknya," kata Ali. Oleh karena itu, menurutnya, pada 2019 forum menginginkan setelah adanya kegiatan tersebut ada lagi forum yang lebih kecil dan lebih fokus membicarakan masalah baik dalam urusan perpustakaan ataupun kearsipan.
Forum komunikasi menjadi wadah atau tempat pertemuan sebuah komunitas yang mempunyai minat dan tujuan. Dalam Forum Komunikasi Perpustakaan dan Kearsipan dibicarakan persoalan dalam urusan perpustakaan dan kearsipan, sekaligus saling berbagi informasi terkait pengelolaan perpustakaan dan kearsipan di masing-masing daerah. "Banyak masalah yang menjadi tantangan misalnya, masih rendahnya minat baca, pengelolaan perpustakaan yang belum optimal, anggapan masyarakat yang menilai perpustakaan sebagai penyimpan buku, kurangnya promosi serta minimnya sumber daya manusia menjadi tantangan yang harus segera dipecahkan," kata Ali.
Ia berharap pada 2019 semua evaluasi yang ada bisa diperbaiki. "Harapannya di 2019 ada perubahan lebih baik, masa bakti [Forum Komunikasi] tinggal setahun. Semoga pada 2019 forum ini lebih menggigit dalam memajukan perpustakaan dan kearsipan di DIY," katanya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman, Ayu Laksmi Dewi Tri Astika Putri, mengatakan pada 2019 harus ada peningkatan kualitas dari Forum Komunikasi Perpustakaan dan Kearsipan DIY. "Tidak terkesan hanya berbagi informasi, tetapi kembali ke awal tujuan. Hal ini penting untuk memunculkan kebersamaan. Nantinya dibutuhkan forum yang lebih kecil di luar forum ini tapi jangan menghilangkan makna dalam satu kedinasan," ujar Ayu, Kamis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Megawati Soekarnoputri menyampaikan pentingnya kedaulatan kelautan dalam cara pandang geopolitik
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 24 Mei 2026. Simak jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta.
Peringatan 20 tahun gempa Jogja di Prambanan jadi momentum edukasi dan penguatan kesiapsiagaan bencana masyarakat.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 24 Mei 2026 dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan lengkap dari pagi hingga malam.
Program MBG serap 1,28 juta tenaga kerja dan libatkan ribuan UMKM. Dampaknya terasa dari dapur hingga sektor pangan nasional.