Hari Pertama Bulan Tertib Jalan, Satpol PP DIY Bongkar Ratusan Reklame Ilegal
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Ilustrasi longsor./ANTARA FOTO-Indra
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dari sekitar 60 sekolah di Kulonprogo yang masuk pada kategori rawan bencana, sampai saat ini hanya ada tiga sekolah yang sudah menerapkan Sekolah Siaga Bencana (SSB). Tahun ini, Pemkab Kulonprogo proyeksikan akan buat SSB di lima sekolah.
Kepala Pelaksanan BPBD Kulonprogo, Ariadi mengatakan, adanya SSB tersebut sebagai upaya dari BPBD dalam mitigasi bencana. "Kami kenalkan terkait potensi bencana. Materi yang dibawakan juga sesuai dengan potensi bencana di masing-masing wilayah," kata Ariadi kepada Harian Jogja, Rabu (16/1/2019).
Ariadi mengatakan di Kulonprogo pihaknya sudah memetakan potensi bencana di masing-masing wilayah. "Potensi longsor itu ada di daerah atas seperti Kecamatan Kalibawang, Samigaluh, Girimulyo, Kokap sebagian Nanggulan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petugas Satpol PP DIY menertibkan setidaknya ratusan buah sampah visual berupa spanduk, banner, dan rontek tak berizin di tiga titik.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.