Klinik Hewan Kebanjiran Pasien Kucing Terserang Panleukopenia

Kiki Luqmanul Hakim (ST16)
Kiki Luqmanul Hakim (ST16) Kamis, 31 Januari 2019 17:37 WIB
Klinik Hewan Kebanjiran Pasien Kucing Terserang Panleukopenia

Kondisi kucing yang berhasil sehat setelah terjangkit virus Panleukopenia. /Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim (ST16)

Harianjogja.com, SLEMAN – Masyarakat diminta mewaspadai virus Panleukopenia yang akhir-akhir ini sering menyerang kucing hingga menyebabkan kematian. Virus ini menular melalui dengan cara kucing tersebut tidak sengaja mengendus atau menjilat sesuatu yang sudah terjangkit virus tersebut.

“Jadi virus itu bisa menular waktu kucingnya itu menjilat atau mengendus sesuatu yang sudah terjangkit virus tersebut. Kalau musim-musim seperti ini penyebaran virus lebih cepat,” Kata I Made Depy Windiyawan selaku dokter hewan ketika ditemui Harian Jogja, Jumat (25/1/2019).

Menurutnya akhir-akhir banyak sekali kucing yang keluar masuk kliniknya untuk menjalani perawatan dengan penyakit yang sama, yaitu Panleukopenia. “Sepekan ini sudah ada 10 kucing yang dateng dengan masalah yang sama [Terjangkit Panleukopenia],” ujarnya

Gejala yang dialami kucing setelah terjangkit virus ini terlihat empat hingga lima hari setelah terjangkit. Biasanya diawali dengan dengan muntal yang berbau sangan amis atau mengalami diare dengan bau yang hampir sama.

Namun di hari ketiga kucing yang terjangkit tubuhnya akan mengalami pelemasan dan susah makan ataupun minum. Setelah mengalami gejala tersebut pemilik harus segera membawa kucing kesayangannya ke klinik terdekat dan jangan sampai telat, jika telat kucing tersebut akan mengalami kematian.

“Sejauh ini cara menanggulangi penyakit tersebut dengan rajin-rajin membersihkan alat-alat yang sering berinteraksi dengan kucing tersebut. Seperti tempat makan, tempat minum, atau kandang,” katanya.

Depy juga menambahkan bahwa untuk kucing yang sudah melakukan vaksinasi cukup sulit untuk terjangkit virus tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online