PDIP Bantul Siap Cegah Terjadinya Politik Uang

Ilustrasi Pemilu - JIBI
07 Februari 2019 00:17 WIB Kiki Luqmanul Hakim (ST16) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - DPC PDIP Bantul siap membantu Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) guna mencegah money politic atau politik uang yang dirasa sering terjadi pada setiap penyelenggaraan Pemilu. Hal itu disampaikan langsung oleh Sekretaris DPC PDIP Bantul RS Kusbowo Prasetyo.

“Jadi kami siap membantu Bawaslu utuk mencegah praktek poilitik uang yang sering muncul di pemilu sebelumnya,” katanya kepada Harian Jogja pada Selasa (5/2).

Pada Pemilu tahun ini PDIP mengambil sikap bahwa yang mendapatkan sosialisasi tentang money politic tidak hanya partai-partai peserta pemilu, tetapi seluruh masyarakat juga harus memahami tentang money politic. Menurut Kusbowo jika sosialisai tersebut hanya diberikan kepada partai hal tersebut tidak memberikan dampak signifikan dan money politic tetap akan terjadi.

“Kami dan Bawaslu mempunyai pandangan yang sama, bahwa untuk mencegah money politic itu harus elemen yang diawasi dan diberikan sosialisasi. Kan sudah bukan rahasia umum lagi bahwa partai-partai yang sudah diperingatkan oleh Bawaslu tetap melakukan kecurangan [Money Politic],” ujarnya.

Ia juga menceritakan bahwa masih banyak partai yang sering menggandeng tokoh masyarakat guna melakukan money politic yang dibungkus dengan embel-embel ingin tahu aspirasi rakyat. Tindakan itu seringkali mengarah tidak sesuai dengan peraturan seperti memberikan materi tertentu kepada masyarakat.

“Kan masih banyak hal-hal kecil seperti itu [menjanjikan materi tertentu] yang belum terjangkau oleh Bawaslu, maka dari itu kami siap membantu Bawaslu untuk menanggulangi kecurangan-kecurangan yang sering terjadi dilapangan dengan cara memberikan pengertian kepada tim kami untuk menyebarluaskan kepada masyarakat bahwa money politic adalah hal salah,” ucapnya.