Gunungkidul Wacanakan Pembayaran Retribusi Wisata Pakai e-Tiket

Wisatawan menikmati wisata di Puncak Gunung Gede, di Desa Getas, Kecamatan Playen, Jumat (4/1/2019). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
13 Februari 2019 18:17 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI - Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Gunungkidul akan mencoba beberapa terobosan baru untuk meningkatkan pelayanan terhadap wisatawan. Salah satunya adalah wacana penggunaan e-tiket untuk pembayaran retribusi masuk ke kawasan wisata di Gunungkidul.

Sekretaris Dinpar Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan, saat ini pihaknya tengah membahas dengan beberapa OPD terkait untuk penggunaan e-tiket untuk masuk ke obyek wisata di Gunungkidul. Pembahasan saat ini dalam tahapan penyiapan sistem serta infrastrukurnya.

“Kami sedang membahas e-tiket bersama Dinas Komunikasi Informasi [Diskominfo] Gunungkidul untuk persiapannya,” ucap Harry, Selasa (12/02)

Wacana tersebut tak lepas dari upaya Pemerintah dalam memberikan pelayanan yang memudahkan kepada wisatawan. Sebab selama ini, diketahui bahwa sering terjadi antrian panjang saat pelayanan di pos masuk Tempat Pemungutan Retribusi (TPR).

Namun demikian, secara teknis terkait dengan e-tiket masih terus dalam pembahasan. Termasuk masih dilibatkannya petugas maupun pos TPR yang ada saat ini.

Lebih lanjut, ia menambahkan pihaknya tengah membahas mekanisme pembayaran yang akan dilakukan. Selain itu, pihaknya juga tengah mengkaji lokasi mana saja yang nantinya akan menggunakan sistem e-tiket.

“Tentu saja kita akan menerapkan e-tiket di TPR, tapi jika memungkinkan juga bisa di tempat lain,” ucapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinpar Gunungkidul, Asti Wijayanti menyatakan pihaknya tetap menaikkan target capaian PAD pada tahun 2019. Adapun target yang ditentukan pada tahun ini sebesar Rp 28 miliar. “Kami tetap optimis target ini tercapai, meski untuk tahun kemarin [2018] tidak tercapai,” kata dia.