Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Ilustrasi produk UMKM./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul menggelar pelatihan cara pengemasan produk kepada 25 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), Kamis (21/3/2019).
Pelatihan tersebut diharapkan membuka wawasan pelaku usaha untuk tidak mengabaikan kemasan produk. Pasalnya kemasan produk salah satu instrumen yang dapat meningkatkan nilai sebuah produk.
Sekretaris Dinas Perdagangan Bantul, Priyo Harwijayanto mengatakan DIY sudah menjadi kota tujuan wisata dari berbagai daerah, termasuk Bantul di dalamnya. Sehingga wisatawan akan memburu oleh-oleh khas Jogja. Karena itu produk dari Bantul harus mampu bersaing dengan memperbaiki pengemasan, karena pembeli biasanya tidak hanya melihat produk, namun juga dari kemasan yang menarik. "Saya minta pelaku usaha mengemas produk usahanya dengan baik karena kemasan baik harga bisa naik dua kali lipat," kata Priyo, kata dia, Kamis.
Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dinas Perdagangan Bantul Agus Riyadmadi mengatakan pelatihan pengemasan bagi para pelaku UMKM ini merupakan kelanjutan dari program tahun lalu dengan harapan pelaku usaha dapat mengubah cara pandang terhadap produk yang layak jual.
Dia berharap sebuah produk tidak hanya dikemas asal-asalan karena bisa menurunan nilai jual. Ada 25 pelaku usaha yang dilatih cara pengemasan. Setelah dilatih, mereka juga akan didampingi oleh Dinas selama beberapa waktu ke depan, "Pemantauan penting apakah ada peningkatan produksinya setelah memperbaiki kemasan? Apa yang masih kurang?" ujar Agus.
Tak hanya melatih pengemasan, Dinas Perdagangan, kata dia juga ikut mendampingi proses pemasaran. Tiap tahun biasanya ada pameran di berbagai daerah yang menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk mengikutinya. “Sejauh ini yang sering mengikuti pameran di antaranya adalah miedes asal Pundong dan wedang uwuh Imogiri,” kata dia.
Selain Priyo Harwijayanto dan Agus Riyadmadi, narasumber dalam pelatihan kemasan tersebut adalah pemilik Bakpia 3 Mutiara, Agus Sumardoso; dan Irmawan Jati Nugroho dari Independent Trainer for Packaging & Branding.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Profil Timnas Bangladesh yang akan menghadapi Indonesia pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk Hamza Choudhury, Shamit Shome, dan Thomas Dooley
BI DIY mencatat pengguna QRIS mencapai 1,20 juta hingga Agustus 2026. Jumlah merchant 1,17 juta dengan transaksi Rp6,85 triliun.
BGN mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari penerima MBG. Sekolah internasional dan yang dinilai mampu menjadi bagian dari sasaran.
Film Verity menghadirkan misteri psikologis tentang ghostwriter yang menemukan naskah rahasia milik novelis terkenal yang mengalami kecelakaan.
SM Entertainment mengambil langkah hukum terhadap konten AI ilegal yang menargetkan Yoona serta unggahan jahat yang menyerang Winter aespa.