Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Kosong di Boyolali
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Kampanye Prabowo Subianto di Stadion Kridosono, Kota Jogja, Senin (8/4/2019)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Kampanye calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di Stadion Kridosono ditanggapi negatif oleh sejumlah pelajar di Kota Jogja, Senin (8/4/2019). Murid-murid SMA di sekitar stadion yang sedang mengerjakan ujian nasional terganggu dengan raungan knalpot dan klakson kendaraan bermotor.
Beberapa dari mereka menumpahkan kekecawaan di Instagram Prabowo.
“Woy, aku ki isek UN. Kon njegar njeger nang ndalan, kon kiro ora nambah spaneng ho? Kampanye yo kampanye, tapi ra ngene carane pak. Mentang kon podo arep ngapusne UN njuk sak penakmu dewe [Saya masih UN. Anda ribut-ribut di jalan, Anda kira tidak menambah tegang? Kampanye ya kampanye, tetapi bukan begini caranya pak. Mentang-mentang mau menghapuskan UN terus semaunya sendiri],” tulis akun alyssachristable.

Komentar itu langsung ditanggapi banyak komentar lain yang senada. Mereka protes dengan suara bising di sekitar Stadion Kridosono yang mengganggu konsentrasi.
“Pak lain kali kalo mau kampanye seperti ini lihat kondisinya dulu ya pak. Kami se-INDONESIA pada hari ini msh ada UN pak. Kami sgt merasa terganggu apalagi Yogyakarta adalah kota pelajar, yah pastilah dominan semua para pelajar pak. Boleh saja kampanye tapi lihat situasi pak. Ini ujian Nasional bukan Ulangan harian biasa pak! Kami mohon pengertiannya pak, ini sangat mengganggu konsentrasi kami sebagai pelajar yang sedang menghadapi UN,” tulis akin mariamonicatan.

“Tolong dikoreksi. kali ga bisa ngerjain ada kemungkinan ketiga. Kita emang ga bisa ngerjain ditambah suara gebar geber motor nyanhi di TEPAT DI DERPAN SEKOLAH. Mapel unnya juga bukan bahasa, tapi fisika, kimia, biologi, sosiologi, ekonomi, geografi yg bahkan murid normal aja dengan sussana ujian yg tenang masih kesusahan,” tulis akun larasgunita.

Siswa Tak Bisa Masuk
SMAN 3 Jogja yang terletak di barat laut Stadion Kridosono melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tepat pada hari kampanye Prabowo, Senin (8/4/2019). SMAN 3 Jogja melaksanakan UNBK dalam tiga sesi, sehingga sesi dua dan tiga terlaksana siang sampai sore.
Letak SMAN 3 Jogja yang tepat berdekatan dengan Kridosono membuat kampanye cukup berpengaruh pada pelaksanaan UNBK. Beberapa siswa yang datang siang bahkan tidak bisa masuk ke kompleks sekolah karena jalan ditutup polisi. Akibatnya, mereka harus parkir sedikit jauh dari sekolah, seperti di Gramedia, Masjid Syuhada, dan sekitarnya.
Pejabat Humas SMAN 3 Jogja, Agus Santosa, mengatakan sebelumnya sekolah telah mengimbau untuk semua peserta agar datang pagi, pukul 07.30 WIB. Imbauan ini untuk mengantisipasi ditutupnya jalan menuju sekolah. Meski demikian, beberapa siswa yang ikut UNBK sesi dua dan tiga tetap datang siang, sehingga tidak bisa masuk kompleks sekolah. “Meski berseragam dan UNBK, tetap tidak boleh masuk,” kata dia.
Agus mengungkapkan ada suara motor peserta kampanye yang menggeber-geber knalpot, tetapi setelah sekolah mengomunikasikannya dengan korlap, masalah ini bisa teratasi.
“Sound dari penyelenggara kampanye juga sudah pas, tidak sampai masuk ke ruang ujian,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan pengembangan AI harus tetap menempatkan manusia sebagai pengendali dalam Center of Excellence AI di Jogja.
Makam mertua Djaduk Ferianto di Kuncen Lama dirusak. Pemkot Jogja menyoroti aturan biaya perawatan dan berencana menata pengelolaan makam.
SLB Tunas Bhakti di Pleret, Bantul, direvitalisasi Kemendikdasmen. DPRD Bantul mendorong pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.
KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok. Tim SAR mengevakuasi 173 orang, terdiri atas 172 korban selamat dan 1 meninggal dunia.
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.