Kisah Ruhaeni Intan, Penulis Jogja yang Tembus Kusala Sastra 2026
Kisah Ruhaeni Intan di Jogja, mengolah kegelisahan perantau jadi strategi menulis hingga tembus Kusala Sastra 2026.
Ilustrasi wisuda perguruan tinggi/Antara
Harianjogja.com, JOGJA– Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) memastikan saat ini di DIY seluruh PTS di wilayah ini telah mengantongi akreditasi. Dari 103 PTS di DIY, sekitar 75% mengantongi akreditasi A dan B, sedangkan sisanya terakreditasi C. Adapun jumlah prodi bertambah dari 400 prodi menjadi 600 prodi.
Kepala LLDIKTI Wilayah V Periode 2014-2018 Bambang Supriyadi mengatakan saat pertama kali menjabat jumlah PTS di DIY sebanyak 115 unit atau berkurang 12 unit. Berkurangnya jumlah PTS tersebut sebagian karena mati suri dan lainnya ditutup. "Terakhir ada tiga PTS yang tutup karena jumlah dosen dan mahasiswa terus berkurang," katanya seusai menemui Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kamis (16/5/2019) di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan. Bambang berpamitan kepada Sultan usai menunaikan tugasnya di LLDikti Wilayah V.
Menurut Bambang, penurunan jumlah perguruan tinggi di DIY bukan menjadi masalah. Jumlah tersebut turun karena LLDIKTI V sengaja menutup PTS yang memang dinilai tidak layak beroperasi. Menurutnya hal itu dinilai lebih baik daripada masyarakat tidak dirugikan.
"Kalau masyarakat salah pilih PTS sehingga nantinya akan menyulitkan. Saat ini yang dianggap penting bukanlah jumlah PTS atau PTNnya, namun program studinya," katanya.
Sekarang, kata Bambang, meskipun DIY memiliki 103 PTS namun jumlah prodinya meningkat lebih dari 600 prodi atau meningkat 200 prodi. Kondisi tersebut dinilai Bambang yang menarik minat mahasiswa luar daerah menuntut ilmu ke Jogja. Selain itu, total 103 PTS yang telah terakreditasi tersebut juga menjadi daya tarik tersendiri bagi calon mahasiswa. "PTS harus bersiap-siap memenuhi target akreditasi yang baru sehingga kualiats PTS di DIY makin meningkat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kisah Ruhaeni Intan di Jogja, mengolah kegelisahan perantau jadi strategi menulis hingga tembus Kusala Sastra 2026.
Harga bahan pokok di Sleman turun selama Juni 2026, diduga akibat liburnya program MBG saat libur sekolah.
B50 resmi berlaku, tekan impor BBM namun berisiko picu krisis minyak goreng dan beban subsidi akibat harga CPO.
Prediksi Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026. La Roja difavoritkan menang 2-0 atau 2-1 berkat lini belakang solid.
TNI buka suara soal dugaan keterlibatan Kolonel BU dalam kasus korupsi MBG Rp1,03 triliun, siap koordinasi dengan Kejagung.
Kemenpar dorong paket wisata K-Pop untuk tarik wisatawan asing dan dongkrak ekonomi dari konser internasional di Indonesia.