JFF 2026 Dibuka di Jogja, Ribuan Anak Muda Padati JEC
Jogja Financial Festival 2026 resmi dibuka di JEC, dihadiri ribuan peserta dan dorong literasi keuangan inklusif berbasis generasi muda.
Ilustrasi kecelakaan/Ist
Harianjogja.com, JOGJA--Suasana Terminal Giwangan mendadak heboh, Minggu (19/5/2019) pagi. Pasalnya, sebuah bus Efisiensi jurusan Purwokerto-Yogyakarta yang hendak parkir mendadak menyeruduk warung di dalam kompleks terminal tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Harianjogja.com, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.20 WIB. Saat itu, mandor bus Efisiensi, Bangun, hendak memarkir bus bernopol AA 1603 ED tersebut di depan loket Efisiensi.
Entahkenapa, bus kemudian melompati trotoar dan menabrak warung di depannya. "Di duga karena human error," kata Bekti Zunanta, Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Giwangan Jogja saat dihubungi, Minggu.
Bekti menambahkan meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian yang tidak sedikit dialami, baik oleh pemilik bus maupun pemilik warung. Pasalnya, akibat insiden itu, bagian depan bus ringsek karena menabrak bagian depan warung.
"Sementara kondisi mandor juga baik-baik saja. "Yang mengemudikan itu mandor bukan sopirnya. Untuk masalah pergantian kerusakan sedang dibahas secara kekeluargaan," kata Bekti
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja Financial Festival 2026 resmi dibuka di JEC, dihadiri ribuan peserta dan dorong literasi keuangan inklusif berbasis generasi muda.
Persija menang 3-0 atas Semen Padang di laga terakhir Super League 2026. Gustavo Almeida cetak dua gol, Macan Kemayoran finis ketiga.
Empat mahasiswa Indonesia raih penghargaan di EuroMUN 2026 di Belanda, bukti kualitas generasi muda di level global.
Mahasiswa UGM dan UIN adu inovasi mengubah eks tambang timah Belitung menjadi desa wisata berkelanjutan berbasis lingkungan dan ekonomi kreatif.
Rupiah melemah hingga Rp17.800 per dolar AS. DPR menilai kondisi ini dipicu sentimen, bukan krisis seperti 1998. Ini penjelasannya.
Program MBG menjangkau 62,4 juta penerima di Indonesia. Siswa mendominasi, total 8,3 miliar porsi telah disalurkan sejak 2025.