Advertisement

Antisipasi Kemacetan, Kulonprogo Bentuk Tim Pemantau Pasar Tumpah

Jalu Rahman Dewantara
Sabtu, 25 Mei 2019 - 07:47 WIB
Sunartono
Antisipasi Kemacetan, Kulonprogo Bentuk Tim Pemantau Pasar Tumpah Ilustrasi pengendara Sepeda Motor saat terjebak macet di Pertigaan Maguwo, Sabtu (22/12/2018). - Harian Jogja/Yogi Anugrah

Advertisement

Harianjogja.com, WATES--Dinas Perdagangan (Disdag) Kulonprogo membentuk tim berisikan instansi pemerintah dan jajaran kepolisian guna mengantisipasi munculnya pasar tumpah selama Lebaran.

Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan Kulonprogo, Slamet Riyadi mengatakan tim ini beranggotakan jajaran Polres Kulonprogo, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Dinas Perhubungan. Tim akan menyisir sejumlah pasar di Kulonprogo yang berpotensi memunculkan pasar tumpah.

Advertisement

Pemantauan dilakukan lantaran keberadan pasar tumpah bisa menimbulkan kemacetan, mengingat intensitas kendaraan selama arus mudik dan balik Lebaran sangat tinggi. "Ada di Pasar Wates, Brosot, Kenteng, Jombokan, Nanggulan, sampai Samigaluh dan Dekso akan dipantau," ujarnya, Jumat (24/5/2019).

Selain pemantauan, tim ini akan membantu arus lalu lintas di pasar tumpah. Terutama jika pasar tersebut sudah menimbulkan kemacetan. Agar kemacetan tak terjadi, kepada para pedagang, Slamet mengimbau agar tetap berjualan di tempat yang telah disediakan.

Diberitakan sebelumnya, keberadaan pasar tumpah di sejumlah kecamatan di Kulonprogo berpotensi menimbulkan kemacetan saat arus mudik dan balik lebaran 2019.

Kepala Bidang Lalu Lintas, Dishub Kulonprogo, Hera Suwanto mengatakan pasar tumpah dapat ditemukan di hampir seluruh kecamatan. Untuk Kecamatan Temon ada Pasar Temon. Sedangkan Kecamatan Wates terdapat di Pasar Bendungan dan Pasar Wates. Adapun untuk wilayah Kecamatan Kalibawang, pasar tumpah bisa ditemui di Pasar Dekso.

"Mendekati hari raya, keberadan pasar tumpah akan ramai luar biasa sampai ke bahu jalan, ini bisa menimbulkan kemacetan," kata Hera, Kamis (23/4/2019).

Sebagai upaya antisipasi, Dishub akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan (Disdag) Kulonprogo. Nantinya, Disdag bakal meminta para pengelola di masing-masing pasar untuk memberi imbauan kepada pedagang pasar tumpah.  "Di bagian jalan kami juga akan koordinasi dengan jajaran kepolisian," ujarnya.

Hera mengatakan berdasarkan Kemenhub,   puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada H-4 lebaran atau Sabtu (1/5/2019). Prediksi ini berdasarkan masa libur bagi sekolah dan instansi pemerintah. Sebelum memasuki masa tersebut, Dishub Kulonprogo memastikan posko lebaran sudah dibangun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Raja Charles III Kembali Jalani Tugas Setelah Pengobatan Kanker

News
| Sabtu, 27 April 2024, 10:57 WIB

Advertisement

alt

Sandiaga Tawarkan Ritual Melukat ke Peserta World Water Forum di Bali

Wisata
| Sabtu, 20 April 2024, 19:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement