Polres Kulonprogo Pasang Patung Polisi Raksasa untuk Ingatkan Pemudik

Polisi memasang patung polisi berukuran raksasa di Jalan Jogja-Wates, Dusun Gembongan, Desa Sukoreno, Kecamatan Sentolo, Kamis (30/5/2019). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
31 Mei 2019 07:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Polres Kulonprogo memasang patung polisi ukurang raksasa, setinggi hampir tiga meter, sebagai penanda agar pengguna jalan selama arus mudik dan balik Lebaran 2019 waspada dalam mengendarai kendaraan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kulonprogo Ajun Komisaris Polisi Maryanto mengungkapkan replika polisi itu dipasang di Jalan Jogja-Wates, tepatnya di Dusun Gembongan, Desa Sukoreno, Kecamatan Sentolo.

“Pemasangan patung polisi raksasa sengaja dilakukan di kawasan rawan kecelakaan di Sentolo yang memiliki kontur jalan miring serta tikungan tajam,” ungkapnya, Kamis (30/5/2019).

Selain di Sentolo, wilayah yang rawan kecelakaan juga terdapat di depan pintu masuk Yogyakarta International Airport (YIA) di Kecamatan Temon. Sebagai upaya antisipasi pihaknya akan memasang waterbarrier di marka jalan area tersebut.

Maryanto mengungkapkan sebanyak 260 rambu-rambu rontek berisi imbauan kepada pengendara agar berhati-hati selama arus mudik dan balik Lebaran 2019 di Kulonprogo telah terpasang di sepanjang jalur utama dan jalan wisata.

Rambu-rambu rontek tersebut berisi pelbagai tulisan, mulai dari hati-hati di jalan hingga imbauan agar pengendara kendaraan bermotor untuk istirahat jika sudah dalam kondisi lelah. Tak hanya kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub) Kulonprogo juga telah memasang rambu-rambu sementara di sejumlah ruas jalan di Kulonprogo. Pemasangan dilakukan dalam rangka mengantisipasi kemacetan selama arus mudik dan balik lebaran 2019.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kulonprogo Hera Suwanto mengatakan rambu yang dipasang di antaranya rambu ke kiri jalan terus, penunjuk arah wisata, dan rambu imbauan di perlintasan sebidang kereta api tanpa palang pintu.

Dia memaparkan untuk rambu ke kiri jalan terus dipasang di persimpangan jalan yang memiliki alat penanda informasi lalu lintas, di antaranya persimpangan Toyan, Terminal Wates, Pertigaan Milir di Kecamatan Pengasih, Perempatan Kenteng dan Perempatan Ngeplang di Kecamatan Sentolo.
Untuk pemasangan rambu penunjuk jalan objek wisata dipasang di pertigaan Drewolo, Kecamatan Pengasih. Di lokasi tersebut merupakan persimpangan jalan menuju sejumlah objek wisata, di antaranya Kalibiru, Pule Payung dan Kedungpedut.

Berdasarkan data Polres Kulonprogo dalam dua tahun terakhir ada penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas di Kulonprogo saat momen mudik Lebaran. Pada 2017 misalnya, terdapat 19 peristiwa kecelakaan dengan menimbulkan satu korban luka berat dan 37 luka ringan. Jumlah itu turun pada 2018 yang hanya ada lima peristiwa dengan rincian dua luka berat dan 10 luka ringan.