Keren, KKN UIN Suka Jogja Bakal Buka Tiga Desa Wisata Baru di Pegunungan Dieng

Suasana pemantapan dan persiapan untuk merumuskan, menjalankan dan mengevaluasi program KKN tematik, oleh pihak kampus kepada para peserta. - Harian Jogja/Uli Febriarni
30 Juni 2019 05:17 WIB Uli Febriarni Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Suka), lewat Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik akan membuka tiga desa wisata di kawasan pegunungan Dieng, Jawa Tengah.

DPL KKN Tematik UIN Suka di Dieng, Ahmad Salehudin mengatakan, ada tiga desa yg akan ditempati KKN Tematik, yakni desa Sigedang, Desa Igirmranak dan Desa Sikunang.

Rencananya tiga desa tersebut akan dijadikan desa wisata dengan potensi alam. Seperti spot sunrise (matahari terbit) gunung Bisma, sunset (matahari terbenam) bukit Sarinah, padang savana, pendakian gunung Prau dan lainnya.

“Kami mencoba mendorong masyarakat, agar memiliki sumber ekonomi baru di bidang pengelolaan pariwisata,” kata dia, Sabtu (29/6/2019).

Untuk dapat menjalankan KKN dengan optimal, mahasiswa harus membekali diri dengan kesiapan fisik menghadapi lingkungan dan cuaca ekstrem. Selain itu kesiapan pengetahuan untuk belajar dan menemani masyarakat, kesiapan sosial dan mental untuk menjadi bagian dari masyarakat Dieng. Peserta KKN tematik akan ditempatkan di tiga desa itu mulai 2 Juli sampai 20 Agustus 2019.

Kepala Pusat Pengabdian UIN Suka, Didik Krisdiyanto mengatakan, ada beberapa peranan mahasiswa dalam KKN tematik. Antara lain mampu menggali potensi desa, mendampingi pengembangan serta pengelolaan potensi desa menjadi sumber ekonomi masyarakat menuju desa mandiri.

"KKN tematik secara spesifik bertujuan untuk mengindentifikasi, menemukan dan menawarkan alternatif solusi atas problem yang dihadapi oleh masyarakat," tuturnya, dalam kegiatan pemantapan dan persiapan untuk merumuskan, menjalankan dan mengevaluasi program KKN tematik.

Sekretaris LP2M UIN Suka, Moh Soehadha menjelaskan, tema yang diangkat lewat KKN tematik kali ini adalah Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Berbasis Pelestarian Lingkungan dan Nilai-nilai Agama di Pegunungan Dieng, Jawa Tengah.

Secara khusus, KKN tematik ini membidik isu peningkatan ekonomi masyarakat di pegunungan Dieng, berbasis pelestarian lingkungan dan nilai-nilai agama.

"Sebagai tawaran alternatif atas pola ekonomi pertanian kentang, yang cenderung kurang ramah terhadap lingkungan," ungkap lelaki yang juga merupakan antropolog itu.

Ia memaparkan, tahapan KKN tematik dimulai dari perencanaan, penyusunan, eksekusi dan evaluasi program. Prinsip dasarnya, program kerja KKN merupakan kebutuhan masyarakat. Sehingga penyusunan kegiatan KKN tematik harus dilakukan secara kolaboratif antara masyarakat dan mahasiswa.