Era AI, Begini Cara Tepat Mengambil Keputusan Tanpa Bias
AI mempermudah pengambilan keputusan, tetapi juga berisiko membuat manusia terlalu bergantung dan kehilangan daya kritis.
Siswa SMK Kesehatan Insan Mulia Yogyakarta membagikan menu olahan daging kurban kepada tukang becak yang berada di kawasan Malioboro, Rabu (14/8/2019). /Ist-SMK Bina Insan Mulia.
Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan siswa SMK Kesehatan Insan Mulia Yogyakarta membagikan menu olahan daging kurban kepada warga yang berada di kawasan Malioboro, Rabu (14/8/2019). Kegiatan itu digelar untuk membentuk karakter siswa agar memiliki kepedulian sosial.
Kepala SMK Kesehatan Insan Mulia Yogyakarta Nicholas Chandra menjelaskan para siswanya mengumpulkan secara mandiri untuk membeli seekor kambing kurban untuk kemudian disembelih. Selain itu membeli daging sapi sebagai tambahan. Setelah daging terkumpul kemudian siswa memasak secara bersama-sama di sekolah. “Semua dilakukan siswa, mulai dari memasak kemudian membungkus sampai siap dibagikan kepada masyarakat yang ada di lingkungan Malioboro,” katanya, Rabu (14/8/2019).
Ia menambahkan, pihaknya sengaja memilih kawasan Malioboro karena ada banyak masyarakat kecil, mulai dari tukang becak dan pedagang asongan yang menjadi sasaran untuk diberikan menu. Namun pengunjung lainnya juga yang diberikan paket menu oleh para siswanya.
“Secara umum masyarakat, tetapi kami prioritaskan seperti tukang becak dan pedagang kecil,” ujarnya.
Adapun daging tersebut diolah menjadi gule dan tongseng serta dilengkapi dengan nasi, sehingga masyarakat yang mendapatkan bisa langsung menyantap. Sekitar 500 paket menu olahan daging kurban dibagikan dalam kesempatan itu.
Ia berharap dari kegiatan itu, siswanya bisa mendapatkan pengalaman dalam memberikan bantuan kepada masyarakat. Sehingga muncul jiwa sosial yang tinggi dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat, utamanya golongan menengah ke bawah.
“Ini termasuk bagian dari upaya kami dalam mendidik karakter siswa, sehingga siswa ada rasa peduli. Di sisi lain, tentu kami ingin mengenalkan sekolah kami yang berlokasi di Gambiran, Kota Jogja,” ucapnya.
Salah Satu Pedagang Asongan Kawasan Malioboro Ngadiyo mengapresiasi program SMK Insan Mulia yang berbagi makanan kepada masyarakat di Malioboro. Ia mengakui, selama ini sangat jarang makan daging karena harganya mahal. Ia lebih memilih lauk lain yang lebih murah.
“Makan daging biasanya hanya saat Idul Adha seperti ini, kemarin juga dapat jatah daging. Tetapi kami berterima kasih ada siswa yang peduli terhadap kami, semoga menjadikan pahala,” ucapnya.
Humas SMK Insan Mulia Yogyakarta Yuni Ardhi Santoso menambahkan, kegiatan itu merupakan pertama kali digelar oleh sekolahnya bersamaan dengan hari raya kurban. Pihaknya membagi siswa dalam empat kelompok untuk memberikan daging olahan tersebut.
“Meski baru pertama kali tetapi siswa sangat antusias dengan kegiatan ini, semua siswa ikut dari kelas X, XI dan XII, hanya beberapa siswa yang tidak bisa ikut karena ada kegiatan lain,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AI mempermudah pengambilan keputusan, tetapi juga berisiko membuat manusia terlalu bergantung dan kehilangan daya kritis.
Cristiano Ronaldo siap menjalani Piala Dunia keenam bersama Portugal. Sang kapten mengirim pesan emosional jelang laga pembuka melawan Republik Demokratik Kongo
Sultan HB X menegaskan tak ada toleransi bagi penyalahgunaan tanah di DIY. Pengawasan TKD diperketat dan pelanggaran akan ditindak tegas.
Georgia May Heath, kekasih Manuel Ugarte, menjadi sorotan publik saat mendukung Uruguay di Piala Dunia 2026 dan ramai dibahas di media sosial.
Pangsa pasar ChatGPT turun di bawah 50 persen untuk pertama kalinya. Gemini dan Claude menjadi penantang utama dominasi OpenAI.
Forum ASEAN-China di Jogja pada Juli 2026 menjadi momentum mendorong penerbangan langsung China-YIA dan memperkuat konektivitas internasional.