BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Ilustrasi olahraga kempo/Ist-shorinjikempo.org.in
Harianjogja.com, BANTUL--Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bantul menyambut baik penghargaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Bantul terhadap para atlet yang berlaga di ajang Pekan Olahraga Daerah atau Porda DIY ke-XV ini.
Ketua Umum KONI Bantul Subandrio mengatakan nominal bonus atlet yang disebutkan Disdikpora Bantul itu sesuai dengan diusulkan KONI Bantul sebesar Rp15 juta untuk peraih medali emas perorangan dalam APBD Perubahan Bantul.
Ia mengatakan bonus tersebut untuk memberi semangat pada para atlet agar mampu mencapai target. Selain mengusulkan bonus untuk peraih medali emas di cabang olahraga perorangan. Pihaknya juga mengusulkan bonus bagi peraih medali emas cabang beregu dengan ketentuan misal dua hingga lima orang mendapat Rp8 juta per atlet.
Sementara atlet beregu seperti cabang olahraga voli sekitar Rp7,5 juta per orang. "Kami menyambut baik dan ini sesuai dengan yang diperjuangkan KONI. Karena atlet berprestasi memang seharusnya mendapat penghargaan dari pemerintah daerah dan ada aturannya," kata Subandrio, saat ditemui seusai upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Lapangan Trirenggo, Bantul, Senin (9/9/2019).
Dalam Porda kali ini pihaknya mengikutkan sebanyak 873 atlet untuk sejumlah cabang olahraga. Jumlah tersebut belum termasuk pelatih dan offisial. Sementara cabang olahraha yang dipertandingkan sebanyak 38 jenis.
Subandrio mengklaim Bantul cukup kuat di hampir semua cabang olahraga, kecuali beberapa cabang olahraga yang terpaksa tidak bisa ikut karena kesalahan adminiatrasi dal proses pendaftaran.
Ia mencontohkan cabang olahraga golf tidak ikut karena terlambat memberikan data pemain. Sementara cabang olahraga biliar dicoret dari pendaftaran karena atletnya dianggap tidak memenuhi syarat asminiatrasi. Selain itu ada juga cabang olahraga yang tidak mencapai target seperti tenis lapangan dari target dapat empat medali emas namun hanya dapat dua emas. Kemudian Anggar dari target dua emas hanya dapat satu emas.
"Kamis optimistis dapat memborong semua medali emas di cabor panahan di semua kategori dan cabor panjat tebing dan dayung," kata Subandrio.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Pasar Ngasem semarak HUT ke-81 RI dengan ikat kepala Merah Putih, permainan kemerdekaan, serta jenang dan wingko gratis.
Merti Keistimewaan DIY digelar sebulan dengan 298 kegiatan untuk memperingati 14 tahun UUK DIY dan memperkuat partisipasi masyarakat.
Bendera Merah Putih utuh sepanjang 481 meter dikirab dari Tugu Pal Putih menuju Titik Nol Kilometer Jogja dalam HUT ke-81 RI.
Iran dan Oman menyepakati peta rute pelayaran Selat Hormuz setelah perundingan teknis selama tiga bulan, tetapi jalur belum sepenuhnya normal.
Pemerintah menyiapkan dokter terbang dan mobile dentist untuk memperluas layanan kesehatan, termasuk menjangkau daerah terpencil.