Hasil Piala Dunia 2026: Paraguay Tekuk Turki 1-0, Jaga Peluang Lolos
Paraguay kalahkan Turki 1-0 di Piala Dunia 2026. Gol cepat Galarza jaga peluang lolos meski bermain 10 orang.
Sutiyem, mengambil air dari lubang yang dibuat di Telaga Banteng, Dusun Ngricik, Desa Melikan, Kecamatan Rongkop, Selasa (31/7/2018). /Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY berharap pemerintah daerah memperbanyak pembuatan sumur bor di lokasi bencana kekeringan untuk mengatasi krisis air bersih selama kemarau.
Langkah tersebut mencuat dari hasil rapat koordinasi (rakor) penanganan kekeringan yang melibatkan BPBD se-DIY. Salah satu poin menyebutkan, pembuatan sumur bor diharapkan mampu mengatasi kekurangan air bersih bagi warga yang selama ini berada di wilayah kekeringan hidrologis. "Dengan pendayagunaan air tanah tersebut, maka kebutuhan air bersih ke depan diharapkan tidak lagi melalui dropping air," kata Kepala Pelaksana BPBD DIY, Biwara Yuswantana, Rabu (18/9).
BPBD Gunungkidul, katanya, akan mencari titik air dan melaksanakan pengeboran sumur dalam dengan pompanisasi maupun dengan gravitasi dan sumur artesis. Begitu juga dengan BPBD Kulonprogo yang merencanakan pengeboran sumur air dalam yang menyimpang air dalam jumlah besar. "Pemkab Sleman juga mencari dan membuat sumur bor di Prambanan untuk mencukupi kebutuhan air bersih saat musim kemarau hari panjang tanpa hujan. Kalau BPBD Bantul akan meminta bantuan ke BNPB dalam mengatasi kekeringan di wilayahnya," kata dia.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Energi Sumber Daya Mineral (DPU-ESDM) DIY, Hananto, menyampaikan upaya penanganan masalah kekeringan terus dilakukan oleh Pemda DIY. Hingga akhir 2018 jumlah sumur bor yang dibangun sebanyak 175 sumur bor. Rincian 100 unit dibangun oleh Kementerian ESDM dan 75 unit dibangun oleh Pemda DIY. "Pembuatan sumur bor ini untuk mengurangi jumlah dusun yang mengalami sulit air, termasuk untuk kegiatan perlindungan dan pelestarian air tanah," katanya. (Abdul Hamid Razak)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Paraguay kalahkan Turki 1-0 di Piala Dunia 2026. Gol cepat Galarza jaga peluang lolos meski bermain 10 orang.
Kadipaten Pakualaman tidak hanya memiliki sejarah panjang tentang budaya dan pemerintahan, tetapi juga memiliki perhatian khusus pada dunia pendidikan
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Dari ketinggian 2.330 meter, para pelari tak hanya mengejar garis finis—mereka mengejar harapan baru bagi pariwisata dan ekonomi Jawa Tengah.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling pada Senin 22 Juni 2026 untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Pemkab Bantul memanfaatkan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 untuk memperkuat kembali gerakan pelestarian lingkungan melalui aksi bersih sungai