Sekolah Rakyat Digenjot, Target 100.000 Siswa Kurang Mampu
Pemerintah targetkan 100.000 siswa kurang mampu masuk Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis tanpa pungutan.
Ilustrasi. /Antara Foto-Hafidz Mubarak A
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Sebuah kandang ayam milik Kamijo, warga Dusun Kalipetir, Desa Margosari, Kecamatan Pengasih ludes terbakar. Kebakaran itu membuat ribuan ekor ayam miliknya hangus terpanggang.
Petugas Pemadam Kebakaran Kulonprogo, Riyanto mengatakan, kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Minggu (22/9/2019) di Dusun Kalipetir, Desa Margosari, Kecamatan Pengasih. Pagi hari itu, warga disuguhi pemandangan hangusnya kandang ayam milik Kamijo.
Ia mengatakan kemunculan api yang membuat kandang ayam Kamijo terbakar datang dari kebocoran gas pada alat pemanas kandang ayam itu. Api yang muncul kemudian menjalar ke seluruh bagian kandang ayam yang terbuat dari bahan mudah terbakar.
"Luas kandangnya 500 meter persegi. Semuanya hangus, ayam di dalam dan perlengkapan lainnya. Ayam yang mati terpanggang ada sekitar 2.500 ekor," jelas Riyanto pada Minggu (22/9/2019).
Meski tidak ada korban jiwa, namun Kamijo mengalami kerugian akibat kebakaran itu. Kerugian diperkirakan mencapai Rp24 juta.
Pada dini hari, setelah muncul laporan kebakaran, petugas langsung memadamkan api. "Pemadaman dilakukan dengan dua truk tangki. Satu milik damkar, satu milik BPBD [Badan Penanggulangan Bencana Daerah]. Pemadaman dibantu kepolisian, TNI dan relawan serta warga," kata Riyanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Gerbang Tol Trihanggo Tol Jogja-Solo terus dikebut. Gerbang ini akan mengusung siluet Ratu Boko dan ornamen aksara Jawa.
Sekitar 200 warga binaan Gunungkidul akan difasilitasi mengikuti Kejar Paket A, B, dan C sebagai bekal kembali ke masyarakat.
Pembangunan Jembatan Kewek memasuki tahap struktur lanjutan. Pondasi rampung dan erection girder ditarget September agar bisa dipakai saat Nataru 2026.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.