Anggaran Pilur Serentak Gunungkidul 2027 Naik Jadi Rp4,6 Miliar, Ini Alasannya
Pilur serentak Gunungkidul 2027 direncanakan di 55 kalurahan dengan kebutuhan anggaran Rp4,6 miliar, naik dari Rp2,6 miliar pada 2025.
Bambang Wisnu Handoyo ketika ditemui awak media usai jumpat pers serta verifikasi calon di kantor DPC PDIP Bantul, Senin (16/9/2019)./Harian Jogja-Kiki Luqmanul Hakim
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIY, Bambang Wisnu Handoyo sepertinya berambisi besar menjadi bupati.
Kepala dinas senior di bidang anggaran itu bahkan pasang dua kaki agar bisa jadi bupati. Ia dilaporkan tak hanya mendaftar maju sebagai Bupati Bantul pada Pilkada 2020, namun juga Bupati Gunungkidul
Ketua DPC PDIP Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan pihaknya sudah melakukan pleno terkait dengan hasil penjaringan bakal calon kepala daerah. Total ada tujuh bakal calon kepala daerah yang mendaftar lewat partai berlambang banteng itu untuk memperebutkan kursi Bupati Gunungkidul.
Salah satu nama dari tujuh bakal calon yang mendaftar adalah Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIY, Bambang Wisnu Handoyo.
"Sebenarnya ada lima orang lagi yang mengambil formulir, tapi tidak mengembalikan. Jadi, tujuh orang yang mengembalikan itu, kami nilai serius maju sebagai calon kepala daerah,” kata Endah kepada wartawan, Sabtu (21/9/2019).
Nama Bambang Wisnu Handoyo tak asing jelang Pilkada 2020. Bambang juga tercatat daftar bakal claon Bupati Bantul lewat PDIP.
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Bantul juga telah melaksanakan proses penjaringan kepala daerah dan juga wakil kepala daerah, dalam proses yang dilakukan pada satu minggu yang lalu ada tiga nama yang terjaring, salah satunya ialah Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) DIY, Bambang Wisnu Handoyo.
“Jadi ada tiga nama yang dijaring, saya sendiri, pak Halim sama Kepala DPKAD, Bambang Wisnu Handoyo, kebetulan hari ini tiga-tiganya bisa datang untuk melakukan verifikasi dan pengisian biodata,” kata Ketua DPC PDIP Bantul, Joko Purnomo dalam jumpa pers, Senin (16/9/2019) lalu.
Bambang Wisnu Handoyo mengaku jika nantinya sudah ditetapkan sebagai cabup ia siap mundur dari jabatannya yang sekarang sebagai Kepala DPPKA DIY.
“Jika sudah ditetapkan saya siap mundur dan pensiun di November 2020 jika itu memang perlu. Saya itu siap bersaing menduduki kursi Bupati karena saya melihat ada banyak potensi di Bantul yang perlu dikembangkan,” katanya.
Bambang sendiri melihat potensi tersebut dari sudut pandang Bantul akan menjadi darah lalu lintas yang sangat penting dalam pengembangan Bandara baru yang berlokasi di Kulonprogo. Terutama potensi yang ada di Potensi kawasan pantai selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul 2027 direncanakan di 55 kalurahan dengan kebutuhan anggaran Rp4,6 miliar, naik dari Rp2,6 miliar pada 2025.
Laga Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia ditunda akibat cuaca buruk. Pertandingan dijadwalkan ulang pada 28 dan 31 Oktober 2026.
Karyawan menolak PHK? Simak batas waktu mengajukan keberatan, proses bipartit, penyelesaian perselisihan, dan aturan pesangon.
Indonesia naik ke peringkat kedua destinasi ramah Muslim dunia versi GMTI 2026 dengan skor 79, menyamai Türkiye dan Arab Saudi.
BPBD Gunungkidul menyatakan belum menerima laporan kerusakan setelah gempa M5,4 pada Selasa malam. Warga diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi BMKG.
Wagub Jateng Taj Yasin mengajak generasi muda melakukan aksi nyata mengatasi persoalan masyarakat dan mengantisipasi bencana pada Hari Sumpah Pemuda 2026.