Advertisement
BAZNAS DIY Siapkan 1.500 Paket Zakat Fitrah untuk Idulfitri 2026
Ilustrasi penerima zakat. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Daerah Istimewa Yogyakarta menyiapkan sebanyak 1.500 paket beras zakat fitrah untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Program zakat fitrah BAZNAS DIY ini menjadi bagian dari rangkaian program Prioritas Ramadan 2026 yang difokuskan pada penguatan bantuan sosial bagi masyarakat rentan di DIY.
Selain paket zakat fitrah tersebut, BAZNAS DIY juga menyiapkan sekitar 2.750 paket logistik keluarga yang akan didistribusikan kepada pegawai non-ASN di lingkungan Pemerintah Daerah DIY serta kelompok masyarakat yang masuk kategori rentan.
Advertisement
Ketua BAZNAS DIY Puji Astuti menjelaskan program Prioritas Ramadan BAZNAS DIY 2026 dirancang melalui enam kegiatan utama pentasarufan atau penyaluran dana zakat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Program pertama berupa siar Al-Qur’an dan kajian berbuka Ramadan yang bertujuan memperkuat akidah serta meningkatkan kualitas ibadah umat Muslim. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menyediakan mushaf Al-Qur’an untuk masjid maupun pondok pesantren yang membutuhkan.
BACA JUGA
“Ada pula edukasi literasi zakat kepada masyarakat luas melalui siaran berbagai media massa, baik televisi, koran, radio, sosial media, website, dan kanal-kanal saluran multimedia lainnya,” ujar Puji dalam keterangan tertulis, Kamis (12/3/2026).
Program kedua adalah pendistribusian zakat fitrah dan fidiah yang bertujuan memudahkan umat Islam dalam menunaikan kewajiban zakat. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk beras kemasan lima kilogram serta bahan pangan pokok bagi masyarakat yang berhak menerima.
“Sebanyak 1.500 paket beras zakat fitrah yang akan disalurkan dan diharapkan terus akan bertambah hingga menjelang Idulfitri nanti, serta berbagi makanan dari fidiah yang setiap harinya kami lakukan,” papar Puji.
Program ketiga berupa Paket Logistik Keluarga dan Paket Ramadan Bahagia yang berisi kebutuhan pangan pokok. Bantuan ini diprioritaskan bagi penerima manfaat seperti pegawai non-ASN di lingkungan Pemerintah Daerah DIY serta kelompok masyarakat rentan.
Secara keseluruhan terdapat sekitar 2.750 paket bantuan logistik keluarga yang akan didistribusikan secara bertahap ke berbagai instansi sesuai data penerima manfaat yang telah disampaikan kepada BAZNAS DIY.
“Pengiriman bingkisan ini akan diantarkan oleh petugas kami secara berkala ke instansi masing-masing sesuai data penerima manfaat yang telah disetorkan,” katanya.
Program keempat adalah Hidangan Berkah Ramadan yang menargetkan lebih dari 1.200 paket makanan berbuka puasa bagi mustahik prioritas.
Program ini menyasar masyarakat yang membutuhkan, seperti pemulung di kawasan tempat pembuangan sampah terpadu, tukang becak, anak yatim di panti asuhan, serta kelompok warga lain yang membutuhkan bantuan pangan selama Ramadan.
Kegiatan kelima adalah penyaluran bantuan living cost tahap kedua bagi penyintas bencana, khususnya mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta.
Puji menyebutkan total penerima bantuan pada tahap pertama dan kedua mencapai 1.421 mahasiswa. Selain itu, penyaluran donasi kemanusiaan bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah mencapai sekitar Rp1,4 miliar.
Program terakhir adalah layanan posko mudik yang disiapkan oleh Relawan BAZNAS Tanggap Bencana DIY untuk membantu para pemudik selama masa arus mudik Lebaran.
Berbagai layanan disediakan di posko tersebut, mulai dari pengamanan jalur mudik, pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian takjil, penyediaan dapur air, tempat istirahat, obat-obatan, hingga kebutuhan darurat lainnya bagi pemudik.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Ni Made Dwipanti Indrayanti berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dunia usaha, lembaga keuangan syariah, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna mengoptimalkan potensi zakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Menurutnya, potensi zakat yang besar di masyarakat perlu dikelola secara optimal agar dapat mendukung pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sosial yang dijalankan BAZNAS DIY.
“Mari kita bersama-sama menunaikan dan menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui lembaga resmi seperti BAZNAS. Hal ini penting untuk menjamin amanah, pengelolaan yang profesional, transparansi, serta distribusi yang tepat sasaran sesuai dengan ketentuan syariat Islam,” pungkasnya.
Melalui berbagai program Ramadan tersebut, termasuk penyaluran 1.500 paket zakat fitrah dan ribuan paket bantuan logistik keluarga, BAZNAS DIY menargetkan penyaluran zakat dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan di Daerah Istimewa Yogyakarta menjelang Idulfitri 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Mudik Lebaran 2026, Konsumsi BBM Bensin Diproyeksi Naik 12 Persen
Advertisement
Wisata Gunung Bromo Siap Sambut Wisatawan saat Libur Lebaran 2026
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Buka Puasa Jogja 11 Maret 2026: Magrib 17.58 WIB
- Antisipasi 8 Juta Wisatawan, Pemkot Jogja Tambah Personel di Malioboro
- Diterjang Banjir, Belasan Hektare Sawah di Kulonprogo Gagal Panen
- Polisi Ringkus Pelaku Penganiayaan Pelajar di Jetis Bantul
- PHRI DIY Targetkan Okupansi Hotel 85 Persen Selama Libur Lebaran 2026
Advertisement
Advertisement







