Viral Persahabatan Siswa SMK Bantul, Alif Dapat Laptop dari Alumni
Video siswa SMK Muhammadiyah 1 Bantul memberi sepatu kepada temannya viral. Seorang alumni kemudian memberikan laptop untuk mendukung belajar Alif.
Sultan HB X memberikan keterangan kepada wartawan setelah apel operasi lilin Progo 2018 di Mapolda DIY, Jumat (21/12/2018). /Harian Jogja-Yogi Anugrah
Harianjogja.com, BANTUL- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan HB X, tidak melarang mahasiswa Jogja yang ikut dalam aksi unjuk rasa di gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Sultan menyatakan unjuk rasa merupakan hak setiap warga negara yang dilindungi undang-undang.
“Silakan, asal tidak melakukan perusakan saja. [Aspirasi disampaikan] dengan tertib sesuai izin dan jelas kepentingannya apa,” kata Sultan kepada wartawan seusai meresmikan Rumah Sakit Universitas Islam Indonesia (UII) di Pandak, Bantul, Selasa (24/9/2019).
Sultan mengaku tidak bisa melarang masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi. Ia hanya berpesan aksi disampaikan dengan tertib, “Yang penting tertib, jangan melanggar hukum,” kata Sultan.
Lebih lanjut Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini juga berpesan agar aksi penyampaian aspirasi terlebih dahulu menyampaikannya kepada polisi.
Sebagaimana diberitakan sejumlah mahasiswa dari beberapa daerah berangkat ke Jakarta untuk mengikuti demonstrasi di depan gedung DPR RI. Demontrasi tersebut berkaitan dengan sidang paripurna pengesahan sejumlah Rancangan Undang-undang (RUU) yang dianggap masih kontroversial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video siswa SMK Muhammadiyah 1 Bantul memberi sepatu kepada temannya viral. Seorang alumni kemudian memberikan laptop untuk mendukung belajar Alif.
Jadwal KRL Jogja–Solo Sabtu 13 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek keberangkatan terbaru di sini.
Kejagung akan periksa Sony Sonjaya terkait pengajuan justice collaborator dalam kasus korupsi MBG 2025-2026.
Bedah buku Homepower di Jogja tekankan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan dan dorong budaya literasi masyarakat.
UMKM Gunungkidul didorong manfaatkan media sosial untuk pemasaran digital guna meningkatkan omzet dan daya saing usaha.
Solusi Bangun Indonesia operasikan fasilitas ekspor semen di Tuban, targetkan pasar AS dan global.