40.000 Pengunjung Ditargetkan Datang ke Magelang, UMKM dan Warga Jadi Sasaran
Pemkot Magelang berharap kedatangan pengunjung dalam berbagai kegiatan tersebut dapat memberi efek lanjutan bagi perekonomian lokal.
Harianjogja.com, JOGJA-- Sebanyak 31 mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) belajar tentang jurnalisme media massa di Harian Jogja, Sabtu (5/10/2019).
Mereka merupakan mahasiswa dari berbagai jurusan dan fakultas yang tergabung dalam UKM pers kampus "Bestari". Rombongan yang dipimpin oleh Wapimred Bestari itu diterima oleh Pemimpin Redaksi Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono.
Dalam kesempatan tersebut, Anton memaparkan tentang jurnalisme pada mahasiswa untuk membekali mereka agar memraktekkan jurnalisme secara profesional. Selain itu, ia juga menjelaskan di tengah perkembangan industri media yang menuntut perusahaan media untuk terus berinovasi.
"Industri media terus bersaing. Harian Jogja terus berinovasi untuk mengikuti perkembangan zaman dengan menyediakan berbagai platform untuk menyajikan berita bagi pembaca, dari awalnya media cetak, kemudian berkembang dengan media online dan radio," jelasnya.
Pemaparan tersebut menarik perhatian para mahasiswa, terbukti dari sejumlah mahasiswa yang menyampaikan pertanyaan terkait praktek jurnalisme maupun industri media.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang berharap kedatangan pengunjung dalam berbagai kegiatan tersebut dapat memberi efek lanjutan bagi perekonomian lokal.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Kamis, 5 November 2026, berawan hingga hujan ringan. Simak suhu dan kelembapan di lima kabupaten/kota.
Yenny Christin meraih penghargaan Perempuan Favorit Indonesia Creative 2026 berkat kiprahnya mengembangkan kerajinan berbasis kain lokal.
Baznas Kulonprogo memberikan beasiswa kepada 375 pelajar dan mahasiswa. Bantuan pendidikan mencapai Rp2 juta untuk setiap mahasiswa.
Penyadapan ilegal terancam 10 tahun penjara berdasarkan KUHP. Pengamat menjelaskan sanksi bagi penyadap komunikasi presiden dan tanggung jawab operator.
Rotasi Polda DIY berdasarkan Telegram Kapolri 2 November 2026 mengganti Kapolresta Jogjakarta dan Dirreskrimum. Ini nama pejabat barunya.