Stikom Gelar Wisuda D-III

Tiga mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Yogyakarta dengan IPK tertinggi berfoto bersama saat wisuda Program Diploma III Periode XXIII di Ballroom Hotel Eastparc, Kecamatan Depok, Sleman, Sabtu (2/11/2019). Harian Jogja - Rahmat Jiwandono
03 November 2019 03:27 WIB Rahmat Jiwandono Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) Yogyakarta sukses mengadakan Sidang Senat Terbuka dan Wisuda Program Diploma III Periode XXIII di Ballroom Hotel Eastparc, Sleman, Sabtu (2/11/2019).

Jumlah wisudawan dan wisudawati yang hadir sebanyak 96 ahlimadya. Mereka terdiri dari 16 lulusan Prodi D3 Hubungan Masyarakat, 11 lulusan Prodi D3 Periklanan, dan 69 lulusan Prodi D3 Penyiaran. Dengan demikian, jumlah lulusan Stikom Yogyakarta sampai saat ini mencapai 2.530 ahlimadya.

Pada acara wisuda diumumkan bahwa wisudawan terbaik sekaligus lulusan tercepat diraih oleh Natalia Indrawahyuni dengan IPK: 4,00 dari Prodi D3 Humas dengan waktu kuliah hanya 2,9 tahun. Disusul Ridwan Nur Andry Yanto dengan IPK: 4,00 dari Prodi D3 Periklanan, serta Fiorentina Indhi Mentari dengan IPK: 3,73 dari Prodi D3 Penyiaran.

Total wisudawan dan wisudawati yang berhasil meraih predikat cumlaude (IPK 3,50-4,00) sebanyak 39 orang, berpredikat sangat memuaskan (IPK 3,00-3,49) sebanyak 46 lulusan, dan berpredikat memuaskan (IPK 2,75-2,99) sebanyak 11 orang. Tercatat sebagai wisudawan termuda yaitu Pramita Desiani Putri (19 tahun 8 bulan) dari Prodi D3 Hubungan Masyarakat.

Tema besar yang diambil dalam momentum wisuda tahun ini adalah “Tantangan Generasi Milenial di Era Revolusi Industri 4.0”. Ketua Stikom Yogyakarta, R. Sumantri Raharjo berpesan kepada para alumni untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan kompetensi, terutama berbasis platform digital. Di samping itu juga harus saling bersinergi. “Kami berharap terus ada sinergi antara para lulusan dan kampus untuk pengembangan kampus di masa yang akan datang,” kata dia, Sabtu.

Sumantri mengatakan agar alumni tidak melupakan almamaternya dan selalu mengaplikasikan apa yang didapat selama kuliah untuk terus mengikuti perkembangan era digitalisasi. Hal tersebut sesuai dengan tagline Stikom Yogyakarta, yaitu kampusnya konten kreator.

Menurutnya, para wisudawan harus mampu berkreasi dan berprestasi di dunia digital yang menjadi kebutuhan masa kini. "Lulusan Stikom Yogyakarta telah tersebar bekerja di berbagai perusahaan pemerintah maupun swasta di Indonesia, bahkan di mancanegara," ujarnya.

Seorang wisudawan, Natalia Indrawahyuni berharap seluruh lulusan Stikom bisa meraih cita-cita dan impian mereka setelah wisuda ini. "Dapat pekerjaan sesuai ilmu yang sudah didapat," ucapnya.

Stikom Yogyakarta merupakan hasil perubahan dari Akademi Komunikasi Indonesia (Akindo) Yayasan Pendidikan Komunikasi (YPK) berdasarkan Surat Keputusan Menristekdikti No. 109/KPT/I/2018 yang diterbitkan pada 2 Februari 2018.