Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Seorang petani mulai memanen cabai di lahan persawahan di Desa Giripeni, Kecamatan Wates, Senin (29/10/2018). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Proses cetak sawah baru di Kulonprogo bakal dipercepat karena hujan sudah mulai mengguyur sejumlah wilayah di Bumi Menoreh.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonpogo Aris Nugroho mengatakan sesuai jadwal, cetak sawah selesai pada bulan ini namun sejauh ini sebanyak empat kelompok tani penerima bantuan program cetak sawah masih dalam tahap pembersihan lahan.
Dengan turunnya hujan sejak beberapa hari terakhir, muncul kekhawatiran proses itu bakal terhambat. Oleh karena itu, sebelum hujan merata, pembersihan lahan perlu dipercepat agar target penyelesaian cetak sawah bulan ini dapat tercapai.
“Proses memang dipercepat agar saat musim hujan sudah bisa ditanami padi,” ungkapnya, Selasa (5/11). Selagi hujan belum merata, kelompok tani penerima bantuan bisa mengejar penyelesaian pembersihan lahan karena air hujan yang turun baru sebatas membasahi permukaan, belum sampai menyerap ke dalam tanah.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Disperpangan Kulonprogo Tri Hidayatun menerangkan pembersihan lahan itu dilakukan secara mandiri oleh para petani penerima bantuan yang tergabung dalam empat kelompok tani.
Dengan bergotong royong, kelompok tani itu membersihkan bebatuan dan kayu di lahan yang akan dijadikan sawah baru sesuai wilayahnya masing-masing. Selain tenaga manusia, proses ini turut melibatkan alat berat seperti ekskavator. Seluruh tahapan proses didanai Disperpangan lewat anggaran kabupaten.
Meski teknis pembersihan dilakukan secara mandiri oleh petani, pemerintah desa, kecamatan dan Disperpangan tetap memberikan pendampingan. Setiap ada progres, kelompok harus melaporkan ke Disperpangan guna keperluan evaluasi. "Agar tahu kinerja mereka [kelompok tani] sudah sampai mana. Kalau ada kendala dapat ditemukan solusinya bersama-sama,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.
Pelajar asal Ngampilan tewas dibacok dalam aksi klitih di Kotabaru Jogja setelah diduga dikejar pelaku dari Jalan Magelang.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.