RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2019/08/28/512/1015092/disertasi-mahasiswa-uin-sunan-kalijaga-seks-di-luar-nikah-tak-langgar-syariat
Harianjogja.com, SLEMAN- Civitas akademika Universitas Islam Negeri Sunan (UIN) Sunan Kalijaga berduka. Salah satu guru besarnya Profesor Taufiq Ahmad Dardiri tutup usia, Rabu (6/11/2019).
Almarhum Taufiq wafat di rumahnya di Kadisoko, Purwomartani, Kalasan, Sleman, sekitar pukul 19.00 WIB. Ahli Bahasa Arab yang mengajar di Fakultas Adab dan Ilmu Budaya itu wafat dalam usia 68 tahun.
Sejumlah guru besar UIN Sunan Kalijaga tampak hadir di rumah duka untuk mengungkapkan belasungkawa dan mendoakan almarhum.
Dekan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga, Akhmad Patah mengungkapkan duka yang mendalam bukan hanya dari Fakultas Adab dan Ilmu Budaya melainkan UIN Sunan Kalijaga karena almarhum merupakan salah satu pakar bahasa dan sastra Arab di UIN dan kontribusinya terhadap UIN tidak bisa dihitung.
Sebagai bentuk penghargaan pihaknya meminta pihak keluarga agar almarhum disemayamkan di Masjid UIN Sunan Kalijaga dan dimakamkan di pemakaman UIN Sunan Kalijaga di Kadisoko, Purwomartani, Kalasan.
Selain itu juga perkiliahan di Fakultas Adab dan Ilmu Budaya diliburkan. "Satu hari ini diliburkan karena masa berkabung dan untuk menghormati beliau," kata Patah.
Patah mengatakan almarhum termasuk sosok yang gigih dalam mengajar meski dalam kondisi sakit dan tidak bisa bersuara. "Dalam sebulan terakhir masih mengajar aktif ke kampus meski dalam kondisi sakit tak bisa bersuara namun dengan peralatan bantu," kata dia.
Selain mengajar di UIN, Taufiq Ahmad Dardiri juga menjadi dosen tamu di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta. Almarhum juga merupakan salah satu pendiri perkumpulan dosen dan pengajar bahasa Arab se-Indonesia dalam wadah Ittihad Mudarrisi Al-lughah Al-Arabiyyah (Imla). Bahkan pertengahan Oktober lalu almarhum masih sempat menghadiri acara Imla di Bandung, Jawa Barat.
Rafiq, salah satu adik kandung Taufiq Ahmad Dardiri mengatakan, kakak kandungnya tersebut merupakan anak ketiga dari 13 bersaudara. Almarhum kelahiran Boyolali, Jawa Tengah 68 tahun lalu.
Penyebab meninggalnya karena sakit, "Almarhum kakak saya menderita kanker tiroid sejak 2012 lalu," kata Rafiq. Semangat Taufiq dalam mengajar tidak pudar meski sakit. Ia sering menceritakan sakitnya namun tidak pernah mengeluh karena sakitnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti dan Menteri Pendidikan Singapura Desmond Lee memperkuat kerja sama pendidikan, AI, pembaruan MoU, dan akses belajar.
Korlantas Polri menegaskan informasi aturan baru denda ban gundul Rp250.000 adalah hoaks. Sanksi tersebut sudah diatur dalam UU LLAJ.
Febri Diansyah mengungkap alasan menerima penunjukan sebagai kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan menegaskan fokus pada pembelaan hukum klien.
Sebanyak 20 kalurahan di Bantul menerima program budi daya ikan tematik dari KKP dengan pembangunan sedikitnya 20 kolam ikan di tiap kalurahan.
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.